SuaraLampung.id - Mahkamah Agung melalui Mahkamah Agung Peduli (MA Peduli) memberikan bantuan ke bangunan Cagar Budaya, Rumah Asisten Wedana di Kota Metro.
Bantuan yang diberikan berupa LCD,sound system karaoke, dua set pintu kamar mandi dan tangga steger. Bantuan diserahkan bersamaan dengan program rutin Jumat Berkah Volume 7, Jumat (2/8/2024).
Ismono, perwakilan MA Peduli, mengatakan pihaknya mendukung kemajuan cagar budaya Rumah Asisten Wedana Metro.
A Tirta Irawan perwakilan dari MA Peduli Jakarta menambahkan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian MA terhadap pelestarian cagar budaya dan kepedulian terhadap pengembangan pelaku UMKM di dalamnya.
"Kegiatan di Kota Metro relatif berbeda, di tempat lain ada bakti sosial di Panti Asuhan, kegiatan mengajar anak-anak, bersih gunung dan beragam variasi lainnya," jelasnya.
Pada kesempatan ini juga MA mendistribusikan puluhan kaos MA Peduli untuk para relawan, donatur dan pelaku UMKM di cagar budaya.
"Ya itu diproduksi oleh UMKM juga kita pesan dan distribusikan ke seluruh Indonesia di lokasi-lokasi kegiatan sosial,"tambah hakim asal Lampung tersebut.
MA Peduli menurutnya awalnya bergerak dari kegiatan-kegiatan bencana kini terus tumbuh di berbagai daerah dengan berbagai kegiatan sosial.
Lewat gerakan sosial semacam ini harapnnya akan semakin mendekatkan MA kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian dan empati keluarga besar MA terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Baca Juga: Gerebek Rumah Kosong, Polisi Ringkus 3 Pengguna Narkoba di Metro Pusat
Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro Siti Rogayati Seprita mengapresiasi kepedulian dan perhatian dari Mahkamah Agung melalui MA Peduli.
"Hal ini menunjukan bahwa semakin banyak kalangan yang peduli terhadap pelestarian cagar budaya,semoga apa yang dilakukan MA Peduli akan semakin mendukung kegiatan-kegiatan masyarakat di cagar budaya yang ada di Kota Metro," ungkapnya.
Senada Evan dari Rumah Asisten Wedana menambahkan bahwa sejak setahun terakhir Rumah Asisten Wedana memang telah berubah menjadi ruang publik bagi warga Metro tempat rutin menggelar berbagai kegiatan.
"Dari kegiatan olahraga, musik, kuliner, seminar hingga nonton bola semuanya digelar di cagar budaya. Bantuan MA Peduli tentunya akan membawa manfaat bagi berbagai aktivitas di cagar budaya guna mendorong kemajuan UMKM di dalamnya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gerebek Rumah Kosong, Polisi Ringkus 3 Pengguna Narkoba di Metro Pusat
-
Tipu Muslihat Proyek Fiktif di Lampung Tengah: Kontraktor Gadungan Tipu Ratusan Juta
-
Coklit Rampung, 128 Ribu Warga Metro Terdata sebagai Pemilih di Pilkada 2024
-
Detik-detik Jamaah Masjid di Metro Wafat di Sujud Terakhir saat Salat Berjamaah
-
Hanya Karena Tantangan Bohong, Pemuda di Metro Babak Belur Dihajar 3 Orang
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung