SuaraLampung.id - Kondisi bangunan dua sekolah di Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan yakni di SDN 2 Wonodadi dan SDN 5 Kertosari, mengalami kerusakan parah.
Salah satu dewan guru di SDN 2 Wonodadi yang enggan disebut namanya mengatakan, kondisi terparah kerusakan ada di bagian atap yang sering bocor saat hujan dan juga bangku sekolah yang kondisinya sudah rusak.
"Waktu itu pernah ada rehab pada tahun 2008, hingga sekarang belum ada perubahan perbaikan lagi, pihak sekolah sudah mengusulkan beberapa kali tapi hanya terbantahkan," kata dewan guru SDN 2 Wonodadi dikutip dari Lampungpro--jaringan Suara.com.
Sementara itu, menurut penjaga sekolah, kondisi di SDN 5 Kertosari terjadi kerusakan pada bagian atap, plafon, bahkan lantai yang sudah jebol.
Kemudian pada saat musim penghujan, kondisi ruang kelas selalu bocor dan juga banjir bagian bawah, karena kondisi lantai retak dan jebol.
Dengan kondisi tersebut, mereka mengharapkan sekolahnya bisa segera mendapatkan bantuan renovasi, agar aktivitas belajar mengajar bisa berjalan tanpa hambatan.
Terpisah, anggota DPRD Lampung Selatan dari daerah pemilihan (Dapil) Tanjung Sari, Tanjung Bintang, dan Merbau Mataram, Hamdani turut merasa prihatin dengan kondisi sekolah di wilayahnya yang rusak dan tak layak.
"Secara personal kami sudah sampaikan ke Dinas Pendidikan, bahkan dalam pembahasan LKPJ juga sudah disampaikan aspirasinya," kata Hamdani, Selasa (28/5/2024).
Terkait sekolah-sekolah yang rusak tersebut, juga sudah menjadi catatan dalam perumusan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2023, saat paripurna FPKB juga menyoroti sekolah yang memprihatinkan tersebut.
Baca Juga: Memprihatinkan, Atap Kelas SDN 1 Jatibaru Tanjung Bintang Bocor
Berita Terkait
-
Memprihatinkan, Atap Kelas SDN 1 Jatibaru Tanjung Bintang Bocor
-
Bakal Terjadi Pasang Air Laut Maksimum di Pesisir Lampung, Nelayan Diimbau tak Melaut
-
H. Nanang Ermanto
-
Buntut Kecelakaan Kerja 3 Karyawan, PT San Xiong Steel Indonesia Ditutup Pemkab Lamsel
-
Banyak Laporan Jalan Rusak di Lampung Selatan, Nanang Ermanto: PU Masih Mendata
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Nyawa ASN di Metro Berakhir dengan Peluru di Pelipis, Polisi Buru Pelaku Penembakan
-
Jejak Mafia BBM Palembang di Pringsewu: Terbongkarnya Gudang Pengoplos Pertalite
-
Gerbong Mutasi Polresta Bandar Lampung Resmi Bergerak, Siapa Saja Kapolsek Baru?
-
Teror Celurit di Balik SMKN 2 Kalianda: Niat Hati Jalan Sore, Motor Malah Amblas Dirampas Begal
-
Jasad Anak Perempuan dalam Kardus di Rangai, Orang Tua Minta Maaf Tak Mampu Memakamkan