SuaraLampung.id - Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan di kanal tanggul penangkis perbatasan antara Kampung Mekar Sari dan Kampung Mesir Dwi Jaya, Kecamatan Gedung Aji Baru, Tulang Bawang, Minggu (31/3/2024).
Belakangan diketahui mayat tersebut bernama Saminem (80), seorang ibu rumah tangga (IRT), warga Kampung Makarti Tama, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang.
Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Hengky Darmawan mengatakan, mayat Saminem pertama kali ditemukan oleh M Yusuf (40).
"Saat itu saksi M Yusuf sedang memancing di kanal tanggul penangkis perbatasan antara Kampung Mekar Sari dan Kampung Mesir Dwi Jaya, lalu melihat mayat," ujar Hengky.
Menurut AKP Hengky, terungkapnya identitas dari mayat perempuan tersebut setelah anak kandung korban yang bernama Budi Santoso (40), mengenali ciri-ciri mayat.
Sebelum menghilang, korban menggunakan baju berwarna cokelat dan selendang warna merah muda yang sama persis saat mayat korban pertama kali ditemukan.
"Korban ini, menurut keterangan dari keluarganya telah pergi meninggalkan rumah pada Sabtu (09/03/2024) tanpa berpamitan dan tak kunjung pulang," ujar Hengky.
Pihak keluarga hanya mencari ke sekitar rumah, sawah, ladang, kebun sawit dan kampung tetangga namun tidak pernah melaporkannya ke polisi.
"Alasan keluarga tidak melapor ke polisi karena korban biasanya akan pulang sendiri ke rumah," papar perwira dengan balok kuning tiga di pundaknya.
Baca Juga: Pura-pura Bantu Jual Motor Teman, Ternyata Malah Dibawa Kabur
Kasat Reskrim menerangkan, korban diketahui memang sudah pikun karena faktor usianya yang sudah lanjut. Sejak korban pergi dari rumah dan ditemukan pada Minggu (31/03/2024) sore dalam kondisi meninggal dunia (MD) berarti sudah 21 hari hilangnya.
"Setelah dievakuasi dari TKP, korban tidak dapat dilakukan identifikasi awal untuk menentukan apakah ada luka akibat penganiayaan karena sudah berbentuk kerangka. Kuat dugaan awal penyebab korban MD karena tergelincir dan jatuh ke kanal tanggul penangkis," terangnya.
AKP Hengky menambahkan, pihak keluarga tidak berkenan untuk membuat laporan Polisi dan dilakukan autopsi. Keluarga sudah ikhlas atas kepergian korban dan jenazah korban langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Kampung Makarti Tama.
Berita Terkait
-
Pura-pura Bantu Jual Motor Teman, Ternyata Malah Dibawa Kabur
-
Identitas Mayat di Pantai Kelapa Doyong Kalinda Terungkap, Ternyata Warga Bengkulu
-
Seminggu Terakhir Ditemukan 2 Mayat tanpa Identitas di Pantai Lampung Selatan
-
Nomor Damkar Tidak Bisa Dihubungi, Bengkel Tambal Ban di Panaragan Jaya Ludes Terbakar
-
Pedagang Tetap Berkeras Ritel Lady Shop Angkat Kaki dari Pasar Gedung Karya Jitu
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dosa Masa Lalu Terungkit: Narapidana Lapas Krui Kembali Jadi Tersangka Kasus Lama
-
Tragedi Berdarah Register 45 Mesuji: Paman Tewas Ditusuk Besan Gara-gara Panggil Nama Adik
-
Hanya Gara-gara Rp10 Ribu! Eks Anggota DPRD Diduga Cekik dan Tampar Perempuan di Gym
-
Wajah Baru Way Kambas: Ambisi Lampung Membangun Surga Gajah Kelas Dunia
-
Buron Usai Aksinya Viral, Pasutri Pencuri Laptop Mahasiswi Unila Diringkus di Kontrakan