SuaraLampung.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengusulkan perbaikan 750 rumah atau bedah rumah warga kepada pemerintah pusat agar menjadi layak huni.
Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Bandar Lampung Yusnadi Ferianto mengatakan, jumlah yang diusulkan adalah sisa pengajuan bedah rumah pada 2023.
Pada 2023, Pemkot Bandar Lampung mengajukan lebih dari 1.000 rumah warga setempat untuk diperbaiki, tetapi yang disetujui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) 330 unit.
"Jadi yang 750 unit rumah saat ini masih dalam tahap pengusulan," kata dia.
Dia berharap, rumah tak layak huni yang diusulkan oleh pemkot ke pemerintah pusat dapat terealisasi semuanya.
"Tapi itu kembali lagi pada pemerintah pusat memberikan kuota berapa pada warga yang ada di Bandar Lampung. Bantuan bedah rumah ini juga pekerjaannya maupun anggarannya langsung dari kementerian," kata dia.
Yusnadi mengatakan pemerintah kota setempat dalam program bedah rumah hanya terkait dengan pengusulan dan pendampingan karena pekerjaan berada di wilayah Bandar Lampung.
"Tentu untuk mendapatkan bantuan bedah rumah ini ada syaratnya, yakni tanah dan rumah itu benar-benar punya sendiri tidak boleh sewa," kata dia.
Ia mengatakan pada 2023 paling banyak rumah yang diusulkan untuk diperbaiki itu, Kecamatan Kemiling 170 unit.
Baca Juga: Tiga Objek Pajak di Bandar Lampung Naik 50 Persen, Ini Daftarnya
"Jadi untuk rumah tak layak sebanyak 330 unit yang diterima oleh kementerian, semuanya sudah selesai menjadi layak huni," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dosa Masa Lalu Terungkit: Narapidana Lapas Krui Kembali Jadi Tersangka Kasus Lama
-
Tragedi Berdarah Register 45 Mesuji: Paman Tewas Ditusuk Besan Gara-gara Panggil Nama Adik
-
Hanya Gara-gara Rp10 Ribu! Eks Anggota DPRD Diduga Cekik dan Tampar Perempuan di Gym
-
Wajah Baru Way Kambas: Ambisi Lampung Membangun Surga Gajah Kelas Dunia
-
Buron Usai Aksinya Viral, Pasutri Pencuri Laptop Mahasiswi Unila Diringkus di Kontrakan