SuaraLampung.id - Tim Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mendatangi sejumlah pasar tradisional di Bandar Lampung.
Dalam kegiatan selama dua hari pada Rabu (13/12/2023) dan Kamis (14/12/2023), Tim Dittipideksus Bareskrim Polri mengecek dan monitoring harga serta stok bahan pokok.
Adapun pasar tradisional yang didatangi Tim yang dipimpin Kombes Joko Purnomo, yaitu di Pasar Gintung, Pasar Tugu, dan Pasar Koga.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Tim Ditipideksus memonitoring terkait harga terendah, harga tertinggi, dan harga eceran tertinggi (HET) untuk dilakukan pendataan harga dari distributor sampai dengan ke konsumen di pasar," kata Umi dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com, Jumat (15/12/2023).
Dari hasil pengecekan harga di pasar tradisional, terjadi kenaikan harga khususnya pada komoditas cabai sebagai dampak dari gagal panen akibat el nino, sehingga mengakibatkan melonjaknya harga, hingga tidak seimbangnya pasokan dan permintaan.
"Untuk jumlah stok masing-masing komoditas, berdasarkan informasi Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, jumlah stok relatif aman sampai dengan akhir Desember 2023 dan harga relatif stabil," ujar Umi Fadillah Astutik.
Atas dasar itu, Tim Dittipideksus Polri memprediksi jumlah permintaan konsumen di pasar akan meningkat dua kali lipat menjelang Nataru, sehingga tim akan terus melakukan penggecekan berkala terhadap bahan pokok di Lampung.
Baca Juga: 30 Lokasi JNE Terdekat di Bandar Lampung
Berita Terkait
-
30 Lokasi JNE Terdekat di Bandar Lampung
-
Pengacara dan Anaknya Tertangkap Curi Mobil di Bandar Lampung, Polisi Masih Buru Satu Pelaku
-
Gerai ATM BRI Terdekat di Seputar Enggal dan Kedamaian Bandar Lampung
-
Sisir Toko dan Ritel, Ini Hasil Pemeriksaan BBPOM Bandar Lampung
-
Viral Video Siswi SMA di Bandar Lampung Beradegan Dewasa di Kelas, Polisi: Bukan Perundungan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung