SuaraLampung.id - Maraknya tawuran pelajar dan perang geng motor di Provinsi Lampung membuat Polda Lampung turun tangan langsung melakukan pembinaan.
Salah satu caranya adalah dengan menerjunkan para pejabat utama Polda Lampung dan jajaran di polres turun ke sekolah-sekolah.
Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika misalnya menjadi pembina upacara di SMAN 1 Bandar Lampung. Wakapolda Lampung Brigjen Umar Effendi menjadi pembina upacara di SMAN 3 Bandar Lampung.
Irjen Helmy Santika mengatakan, seluruh pejabat utama Polda Lampung menjadi pembina upacara di beberapa sekolah, karena ingin ikut berkontribusi membangun generasi muda untuk memimpin di masa mendatang.
"Kami memotivasi para siswa agar menjadi kebanggaan keluarganya, kebanggaan sekolahnya dan harapan bisa tampil. Karena mereka merupakan generasi emas yang akan memimpin masa mendatang," kata Kapolda.
Ia pun berpesan kepada para pelajar SMA untuk menghindari tindakan melawan hukum seperti tawuran dan geng motor hingga mengonsumsi narkoba.
Menurut Helmy Santika, generasi penerus bangsa harus jauh dari hal yang melanggar hukum, sehingga diharapkan mereka bisa menjadi generasi muda tangguh dan hebat di masa mendatang.
"Para siswa ini kami harapkan bisa berkiprah di bidang ekonomi hingga bidang politik, serta menjadi bagian dari TNI ataupun Polri dan membangun bangsa yang bermartabat serta berbudi pekerti luhur," katanya.
Ia mengingatkan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, berbudi luhur, tidak melupakan sejarah, seperti mengibarkan bendera merah putih, ini sebagai wujud kecintaan kepada bangsa dan negara.
Baca Juga: Tugas Berat Menanti AKBP Ryky Widya Muharom Kapolres Lampung Barat yang Baru
"Dimana membentangkan bendera merah putih merupakan tonggak perjuangan pendahulu, yang telah banyak melakukan pengorbanan," kata dia.
Menurut Kapolda Lampung, para pelajar ini diyakini dapat menjadi generasi emas pada 2045, karena di masa mendatang mereka yang akan memimpin bangsa Indonesia, sehingga memang harus etika dan adab anak-anak harus dipersiapkan dari sekarang dengan baik.
"Siswa harus menggantungkan cita-cita setinggi langit, sudah jangan Ikut-ikutan geng motor. Khususnya pelajar atau siswa dan siswi SMA Negeri 1 Bandar Lampung diharapkan jangan terlibat narkoba hingga perkelahian antar sekolah," kata dia.
Kepala SMA Negeri 1 Bandar Lampung Ngimron Rosadi mengatakan, pihaknya menyambut baik Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika datang menjadi pembina upacara bendera merah putih.
"Tentunya ini sangat bermanfaat bagi sekolah sendiri maupun siswa-siswi SMAN 1 Bandar Lampung. Sehingga dengan kedatangan Kapolda ke sini juga bisa menginspirasi mereka untuk mengantungkan cita-cita setinggi-tingginya," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tugas Berat Menanti AKBP Ryky Widya Muharom Kapolres Lampung Barat yang Baru
-
Mahasiswi ITB Terima Order Joki Tes CPNS Dua Kali, Yang Pertama Ketahuan tapi Berhasil Kabur
-
Viral Wisudawan Bentang Poster Ungkap Kejanggalan Pembunuhan Ayahnya, Polda Lampung Klarifikasi
-
Komplotan Pencuri yang Tabrak Polisi di Pesisir Barat Pakai Uang Kejahatan untuk Pesta Narkoba
-
Diwarnai Baku Tembak, Komplotan Pencuri yang Tabrak Polisi di Pesisir Barat Diringkus
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Horor di Surga Selancar: Turis Kanada Dilecehkan, Citra Wisata Pesisir Barat Dipertaruhkan
-
Gadis Lampung Tengah Dihamili Ayah Kandung, Alami Kekerasan Sejak SD
-
Batal Cuan 50 Juta! Sayembara Tangkap Tapir di Mesuji Resmi Dicabut, Ini Alasannya
-
Pemkot Bandar Lampung Terjunkan Tim Audit, Wajib Pajak Bandel Langsung ke Jaksa
-
Muslihat Buang Air Kecil: Petaka Kencan Facebook Berujung Perampokan di Lampung Tengah