SuaraLampung.id - Beberapa waktu lalu viral aksi perundungan yang dialami Arif (14), anak yatim piatu, di Desa Sukaraja Kabupaten Pesawaran.
Arif mengalami perundungan yang dilakukan teman sekolahnya saat jam pelajaran hingga cedera di bagian hidung dan kepala.
Perundungan yang dialami anak yatim piatu ini mengundang empati dari Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini alias Risma. Mantan Wali Kota Surabaya ini mendatangi Arif dan memberi bantuan.
"Saya kemarin membaca di media dan mendapatkan informasi mengenai kasus perundungan kepada anak yatim piatu di Kabupaten Pesawaran," ujar Tri Rismaharini di Pesawaran, Kamis (9/11/2023).
Mendapat informasi itu, Risma mengunjungi anak korban perundungan tersebut untuk memberikan bantuan secara langsung serta melihat kondisi anak tersebut.
Selain Arif, Kementerian Sosial juga memberikan pelatihan komputer bagi kakak pertama korban agar menjadi instruktur bagi penyandang disabilitas.
Selanjutnya untuk kakak kedua korban yang baru berusia 18 tahun akan dibantu untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi di perguruan tinggi di Kota Bandar Lampung.
"Mereka ini sudah tidak memiliki orang tua, dan akan dibantu untuk kedua kakak korban. Yang satu akan dibantu untuk bekerja dan yang kakak satunya akan dikuliahkan ini agar bisa menopang kehidupan keluarga dan adiknya," ucapnya.
Risma mengatakan, kondisi korban saat ini sudah membaik, tetapi masih trauma. Untuk menghilangkan rasa traumanya, Risma berjanji akan memndatangkan tim psikolog.
Baca Juga: Bak Kakak Adik, Momen Harleyava Anak Ferry Maryadi Tiktokan Bareng Ibunya Curi Perhatian
Atas bantuan yang diberikan oleh Kementerian Sosial, kakak korban perundungan Adam Kurniawan menyatakan perasaan bangganya.
"Dengan kedatangan Menteri Sosial hari ini tentu menjadi kebanggaan serta membuka pintu bagi saya dan adik untuk memperoleh kehidupan lebih baik serta melanjutkan sekolahnya," ujar Adam Kurniawan.
Ia melanjutkan untuk adiknya yang mengalami perundungan akan dibiayai untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA).
"Terimakasih atas kehadiran pemerintah untuk kami dan adik sehingga bisa melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi," tambahnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Bak Kakak Adik, Momen Harleyava Anak Ferry Maryadi Tiktokan Bareng Ibunya Curi Perhatian
-
Usai Diserang Pendukung Ganjar, Kiky Saputri Ajak Mensos Risma Berandai Jadi Capres-Cawapres
-
Diduga Korban Bullying, Dokter Ungkap Alasan Kaki Kiri Siswa SD di Bekasi Harus Diamputasi
-
Kaki Diamputasi, Dokter Sebut Bocah SD Korban Bullying di Tambun Menderita Kanker Tulang Ganas
-
Jabar Darurat Bullying: Di Bekasi Korban Sampai Diamputasi, Di Sukabumi Patah Tulang
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Geger Teror Pocong di Lampung Timur: Ternyata Rekayasa AI Buatan 7 Bocah Ingusan
-
Nyawa Wanita Muda Melayang Gara-gara Kartu SIM: Tragedi Berdarah di Siger Park Bakauheni
-
Penyelundupan Ratusan Burung Terbongkar! Detik-Detik Petugas Cegat Bus di Tol Bakter
-
Ujung Jalan Sang Buronan: 6 Tahun Sembunyi, Jejak AYN Akhirnya Terhenti di Kampung Sendiri
-
Kamuflase di Balik Kemudi Mobil: Akhir Pelarian Geng Curanmor Spesialis Hotel di Bandar Lampung