SuaraLampung.id - Aparat Polsek Sukarame menangkap dua pelaku jambret yang sering beraksi di Bandar Lampung dengan menyasar korban para wanita.
Kedua pelaku yaitu HR (20), warga Kupang Teba, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung; dan RV (25), warga Gang Pubian Sukabumi Bandar Lampung.
Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mengatakan, awalnya petugas menangkap RV (25) di wilayah Desa Karang Anyar Ketibung Lampung Selatan. Kemudian dari keterangan RV polisi kembali meringkus HR (20) di lokasi yang berdekatan pada Selasa (26/9/2023).
"Modusnya, para pelaku ini merampas ponsel yang sedang dipegang oleh korban," kata Warsito.
Dia menjelaskan bahwa kasus pencurian dengan kekerasan ini menimpa Nadia (19), seorang mahasiswi salah satu Universitas di Bandar Lampung, yang terjadi pada hari Senin (25/9/2023) sekira jam 19.30 WIB di pinggir jalan Pulau Legundi, Sukarame, Bandar Lampung.
"Korban saat itu bersama rekannya berhenti di pinggir jalan karena menerima panggilan telepon, tiba tiba dari arah belakang, para pelaku langsung merampas handphone milik mahasiswi itu dan melarikan diri menggunakan sepeda motor," kata dia.
Kompol Warsito menambahkan bahwa kedua pelaku ini dalam menjalankan aksinya mengincar kaum hawa sebagai targetnya yang saat itu sedang lengah.
"Jadi saat dimana korban terlihat membawa barang dan dalam keadaan lengah. Dalam melancarkan aksinya mereka berdua ini saling bergantian melihat apakah ada target yang membawa barang atau ponsel, kemudian diikuti, jika dilihat lengah, barulah kawanan ini langsung melakukan aksinya," kata dia.
Ia mengatakan babwa dalam menjalankan aksinya, HR (20) berperan sebagai pengemudi sepeda motor dan merampas barang milik korbannya, sedangkan RV (25) berperan membantu melihat situasi dan menyimpan barang hasil curian untuk selanjutnya dijual.
Baca Juga: Fraksi Gerindra Tolak RAPBD Perubahan 2023 Pemkot Bandar Lampung, Ini Alasannya
"Hasil pemeriksaan diketahui bahwa RV (25) merupakan seorang residivis dalam kasus yang sama. Selain kedua pelaku, Petugas berhasil menyita 1 unit ponsel Merk Samsung Tipe A 53 warna putih milik korban, kami akan terus mendalami kasus jnj untuk mengetahui kemungkinan ada TKP lainnya dalam aksi mereka," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Fraksi Gerindra Tolak RAPBD Perubahan 2023 Pemkot Bandar Lampung, Ini Alasannya
-
Pembukaan Penerimaan CASN, Pembuat SKCK di Bandar Lampung Melonjak Tajam
-
Keluhkan Reklamasi di Pantai Panjang, Nelayan Sebut Hasil Tangkapan Menurun
-
Aksi Jambret di Tandang Ijen Semarang Kembali Bikin Resah, Ibu-ibu Jadi Korban
-
Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Lampung, Lengkap dengan Alamat dan Nomor Telepon
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Lewat #YokKitaGAS, BRI Peduli Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Kurangi dan Pilah Sampah
-
BRI Unggul dalam Brand Finance Indonesia 100 2026, Nilai Merek Tembus USD6,9 Miliar
-
Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, BPBD Lampung: Belum Ada Dampak Abu Vulkanik
-
Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
-
Status Gunung Anak Krakatau Melesat ke Level Siaga: Zona Bahaya 5 Km Dikunci