SuaraLampung.id - Anggota DPRD Lampung Okta Rijaya menjalani pemeriksaan di Unit Laka Lantas Polresta Bandar Lampung pada Kamis (3/8/2023) kemarin.
Okta Rijaya diperiksa sebagai saksi karena dirinya telah menabrak seorang bocah usia 5 tahun hingga meninggal dunia.
Pemeriksaan terhadap Okta Rijaya berlangsung panjang sekitar 14 jam. Pemeriksaan baru selesai pada Jumat (4/8/2023) dini hari.
Usap pemeriksaan, anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berjanji akan kooperatif dan ikuti prosedur kepolisian.
"Saya berbela sungkawa dan meminta maaf sebesar-besarnya ke keluarga korban, saya berjanji akan kooperatif dan ikuti prosedur kepolisian," kata Okta Rijaya dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Ikhwan Syukri mengungkapkan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman dan memeriksa yang bersangkutan (Okta Rijaya).
Nantinya ketika sudah matang, tim penyidik baru bisa melakukan gelar penetapan tersangka.
"Sejauh ini yang bersangkutan kooperatif dan tidak berbelit-belit, namun kami tetap memeriksa sesuai prosedur dengan kehati-hatian, karena ini merupakan tokoh publik sebagai anggota dewan," ungkap Kompol Ikhwan Syukri.
Menurut Ikhwan Syukri, Okta Rijaya dicecar sekitar 35 pertanyaan oleh tim penyidik.
Baca Juga: Tugboat Tongkang Batu Bara Tabrak Perahu Sampan di Sungai Musi, Anak 13 Tahun Tenggelam
"Mobil memang dikemudikan Okta sebagai anggota DPRD Lampung, dari hasil keterangan yang didapat, yang bersangkutan tidak melihat ada anak kecil sedang duduk di pinggir jalan," jelas Ikhwan Syukri.
Ikhwan Syukri menyebut, peristiwa tersebut masuk dalam kategori kecelakaan lalu lintas yang menonjol, karena melibatkan tokoh publik di Lampung.
Sebelumnya, Tim Penyidik Satlantas Polresta Bandar Lampung, menaikkan status dari penyelidikan ke penyidik, terkait peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Selasa (1/8/2023) malam.
Berita Terkait
-
Tugboat Tongkang Batu Bara Tabrak Perahu Sampan di Sungai Musi, Anak 13 Tahun Tenggelam
-
Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru-Dumai, Sopir Pikap Tewas Seketika
-
5 Artis Lolos dari Kecelakaan, Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan Hanya Mengalami Luka Ringan
-
Mobil Sampai Terguling 3 Kali, Pakar Transportasi Tak Percaya Rendy Kjaernett Tidak Ngebut
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu