SuaraLampung.id - Jemaah haji asal Provinsi Lampung dijadwalkan tiba di Asrama Haji Bandar Lampung mulai hari ini, Rabu, (5/7/2023). Kepulangan jemaah haji ini akan berlangsung hingga tanggal 3 Agustus 2023.
Koordinator Humas PPIH Debarkasi Antara Provinsi Lampung Alifah mengatakan, jemaah haji yang pertama tiba yaitu Kloter 2 dari Kabupaten Lampung Utara.
Jemaah haji yang berjumlah 385 ini diberangkatkan dari Bandara Jeddah Arab Saudi pada hari ini pukul 13.55 WAS.
"Insyaallah jemaah tiba di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta besok pukul 04.45 WIB dan tiba di Bandara Raden Intan II Lampung pada pukul 08.45 WIB,” katanya.
Ia mengimbau bagi keluarga agar dapat menjemput pada jamaah haji di daerahnya masing-masing, terkecuali bagi jamaah yang berasal dari Kota Bandar Lampung dapat langsung dijemput di Islamic Centre Rajabasa.
"Hal ini dilakukan agar penjemputan dan proses pemulangan para jemaah dapat berlangsung dengan tertib, Insyaallah seluruh PPIH siap menyambut dan melayani proses kepulangan jemaah haji asal Provinsi Lampung, mudah-mudahan seluruh proses pemulangan nanti dapat berjalan lancar dan tanpa ada kendala," kata dia.
Sementara itu jemaah haji asal Provinsi Lampung yang wafat di Tanah Suci, Arab Saudi bertambah menjadi 12 orang usai terdapat satu orang yang meninggal dunia pada Senin (3/7/2023) pukul 23.05 WAS.
"Ya, ada satu jamaah haji lagi yang meninggal dunia asal Lampung Barat, dari kelompok terbang (kloter) JKG 47," kata Koordinator Humas PPIH Debarkasi Antara Provinsi Lampung Alifah, dihubungi di Bandarlampung, Selasa.
Ia mengatakan bahwa informasi yang didapatkannya bahwa jamaah haji yang wafat kemarin merupakan seorang wanita bernama Akimah binti Semadim Seraan yang berumur 90 tahun.
Baca Juga: Daya Tarik Pantai Dewi Mandapa, Tempat Wisata Alam Keluarga di Lampung
"Meninggal di RS King Abdul Aziz, Arab Saudi dikarenakan emboli paru," kata dia.
Ia mengungkapkan bahwa sebenarnya almarhum merupakan warga Pamasalak Kecamatan Jarai, Sumatera Selatan, namun ikut berangkat ibadah haji dari Lampung Barat, Lampung.
"Yang bersangkutan ikut ibadah haji dengan anak dan menantunya dari Lampung Barat," kata dia.
Adapun 11 jemaah haji lainnya yang meninggal dunia masing-masing dari Kota Bandar lampung tiga orang, Kabupaten Lampung Tengah tiga orang, Lampung Utara satu orang, Lampung Timur dua orang, kemudian, satu orang jamaah haji dari Kabupaten Pesisir Barat dan satu orang dari Way Kanan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Daya Tarik Pantai Dewi Mandapa, Tempat Wisata Alam Keluarga di Lampung
-
Menag Tambah 5 Liter Zamzam Jemaah, Begini Teknis Distribusinya
-
Remaja Meninggal Tenggelam di Sungai Way Bungur Lampung Timur
-
6.961 Jemaah Haji Kembali ke Indonesia, Begini Prosedur yang Dilalui Saat Tiba di Tanah Air
-
Menag: Jemaah Haji Indonesia Tahun Ini Dapat Jatah 10 Liter Air Zamzam
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Penyelundupan 670 Burung Liar Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni
-
35 Adegan Maut: Terungkap Detik-Detik Tragis Mantan TKW di Lampung Utara Dihabisi Tetangga
-
Tiga Hari Hilang Tanpa Jejak, Gadis 14 Tahun di Lampung Tengah Ditemukan di Rumah Kontrakan
-
Tembus Rp232 Miliar! Pajak Kendaraan Jadi Mesin Utama Pembangunan Bandar Lampung
-
Miliaran Rupiah KUR Justru Mengalir Deras ke Desa-Desa di Lampung