SuaraLampung.id - Sejumlah wali murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4, Desa Ratna Daya, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur, keberatan adanya beban pungutan uang sebesar Rp100 ribu per wali murid.
Dua orang wali murid berinisial Sum dan Sri mengaku mendapat surat edaran yang ditandatangani oleh Ketua Komite. Isi dari surat edaran tersebut meminta bantuan dana Rp100 ribu per wali murid untuk perbaikan sekolah.
Sejumlah wali murid tidak mempersoalkan tarikan dana Rp100 ribu untuk perbaikan sekolah. Mereka hanya mempertanyakan mengapa tidak ada anggaran dari pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur untuk perbaikan sekolah.
"Atap sekolah rusak karena tersapu angin, apa tidak ada bantuan dari Pemda kok minta sama wali murid? Apalagi rusak karena bencana alam, apa tidak ada sumbangan dari dinas sosial," kata Wali Murid Sum dan Sri itu.
Ketua Komite SDN 04 Ratna Daya, Suwarno, saat diwawancarai menyebutkan, perbaikan sekolah tersebut, akibat gedung sekolah yang rusak, lantaran terkena bencana angin puting beliung pada akhir bulan lalu.
"Pada tanggal 27 Mei 2023 lalu, ada bencana yang melanda dusun kami dan akibatnya banyak bangunan yang terdampak termasuk sekolah ini," sebutnya.
Setelah itu, ia mengaku, memperbincangkan hal tersebut kepada beberapa wali murid yang melihat kondisi sekolah tersebut.
"Kami juga sudah koordinasi, bahwa tak ada bantu untuk saat ini dari dinas terkait. Akhirnya beberapa dari kami punya inisiatif bagaimana kalau ini ditanggung oleh kami," lanjutnya.
Menurut Suwarno estimasi biaya untuk biaya perbaikan dampak dari angin puting beliung, dari ruang kelas I - IV, ditaksir sekitar Rp3 juta. Selain gedung sekolah, musala juga butuh perbaikan sehingga total dana yang dibutuhkan Rp5 juta.
Baca Juga: Polres Lampung Timur Bantah Pungut Biaya Rp 450 Ribu untuk Pembuatan SIM
"Sudah kami estimasi karena tidak ada anggaran dari Pemda Lampung Timur sehingga kami meminta pungutan kepada wali murid," kata Suwarno.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Lampung Timur Marsan menegaskan pihak sekolah atau komite tidak dibolehkan memungut biaya rehabilitasi sekolah, karena itu sudah tanggung jawab pemerintah daerah setempat.
Marsan membenarkan gedung sekolah SDN IV Ratna Daya, pernah terkena puting beliung sehingga atapnya mengalami rusak berat. Namun karena pihak Pemerintah Daerah belum ada anggaran sehingga menunggu anggaran perubahan.
Artinya jika benar komite sekolahan tersebut memungut biaya kepada wali murid untuk perbaikan atap sekolah, Kadis Pendidikan Lampung Timur segera memanggil komite dan kepala sekolah untuk dimintai keterangannya.
"Dari awal sudah kami kasih penjelasan agar belajar di ruang yang tidak rusak sementara waktu, sambil menunggu anggaran perubahan untuk perbaikan gedung sekolah yang terdampak" jelas Marsan.
Kontributor : Agus Susanto
Berita Terkait
-
Polres Lampung Timur Bantah Pungut Biaya Rp 450 Ribu untuk Pembuatan SIM
-
Ruas Jalan Tolengas-Cijeungjing Diperbaiki, Bupati Sumedang Minta agar Warga Sumedang Bersabar
-
Pemprov Riau Komitmen Perbaiki Jalan Rusak Akibat Truk Batu Bara di Indragiri Hulu
-
Diminta Biaya Rp 450 Ribu, Warga Lampung Timur Kecewa Gagal Buat SIM Motor
-
Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Kabupaten Bandung
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Tak Semua Lebaran Penuh Tawa, Ini Cerita Mereka yang Rayakan Idulfitri Tanpa Orang Tua
-
Masih Jawab 'Amin'? Ini 3 Balasan Taqabbalallahu Minna wa Minkum yang Lebih Tepat
-
Dengan BritAma dan Simpedes, BRI Bantu Keluarga PMI Kelola Kiriman Dana
-
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Artinya Apa? Banyak yang Salah, Ini Makna dan Jawaban Benarnya