SuaraLampung.id - Berikut kronologi kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap korban Warsih (47) yang jenazahnya dibuang di bendungan kecil wilayah Kampung Penawar Rejo, Unit 1, Kecamatan Banjar Margo, Tulang Bawang.
Polisi sudah menangkap pelaku perampokan disertai pembunuhan terhadap Warsih. Pelaku atas nama Mei Subeki ditangkap di kontrakan Kampung Penawar Rejo, Kecamatan Banjar Margo, Tulang Bawang.
Kapolres Tulang Bawang AKBP Jibrael Bata Awi mengatakan pelaku merupakan warga Kampung Moris Jaya. Namun dua tahun tinggal dan mengontrak di Kampung Penawar Rejo.
Kronologis kasus ini bermula saat Mustam, suami korban, berangkat ke masjid untuk salat subuh. Pelaku langsung menuju ke rumah dan masuk ke rumah pelapor melalui pintu samping dapur.
Ketika masuk ke rumah, pelaku dipergoki oleh korban. Sehingga pelaku langsung menyekap dan merobohkan korban. Lalu menutup mata, mulut, dan mengikat tangan korban menggunakan lakban yang dibawa pelaku sebelumnya.
Pelaku mencari kunci mobil, kemudian memasukkan korban ke mobil dan membawanya ke arah Kampung Penawar Rejo. Lalu pelaku membuang korban ke semak-semak dan saat itu korban masih hidup.
Kemudian pelaku membawa mobil hasil curian ke kontrakan temannya untuk melepas plat nomor. Setelah itu pelaku pulang ke kontrakannya sebentar dan membawa mobil tersebut ke arah Pasar Unit 2 dan meninggalkan mobil di sana.
Pelaku kembali ke rumah orang tuanya di Kampung Moris Jaya untuk mengambil sepeda motor Yamaha NMax warna hitam tanpa nomor polisi.
Setelah itu pelaku kembali ke lokasi tempat membuang korban dan ternyata korban meninggal dunia. Pelaku kemudian memasukkan korban ke dalam air dan ditutupi rumput.
Baca Juga: Tim Kuasa Hukum Keluarga Meminta Kasus Bripka AS Ditangani Bareskrim Polri
Korban berhasil ditemukan warga Rabu (24/5/2023), sekitar pukul 14.00 WIB, dalam keadaan meninggal dunia di bekas galian yang ada di Kampung Penawar Rejo.
"Pelaku masuk ke rumah korban dengan tujuan untuk mencuri sepeda motor Honda Beat. Namun karena diketahui korban sehingga pelaku melakukan kekerasan dan membawa korban ke semak-semak, lalu dimasukkan ke dalam air, hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal oleh warga yang mencari ikan," jelas Jibrael dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Alumni Akpol 2001 menerangkan, pelaku dalam melakukan aksinya seorang diri dan panik karena aksinya hendak mencuri sepeda motor Honda Beat diketahui oleh korban. Sehingga melakukan kekerasan yang membuat korban pingsan dan tak berdaya.
"Motif pelaku ini murni untuk mencuri sepeda motor dan awalnya tidak berniat membunuh korban. Namun karena korban meninggal dunia setelah dibuang ke semak-semak, akhirnya pelaku memasukkan korban ke air," terangnya.
AKBP Jibrael menambahkan, pelaku memiliki utang sebanyak Rp30 juta dan dua kali melakukan aksi pencurian. Pertama pencurian sepeda motor di Kampung Moris Jaya dan kedua pencurian di gudang Orang Tua (OT), Kampung Penawar Rejo, yang merupakan tempat pelaku bekerja sebelumnya.
"Pelaku saat ini ditahan di Mapolres Tulang Bawang dan dikenakan Pasal 365 ayat 3 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian. Diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun," kata Kapolres.
Berita Terkait
-
Tim Kuasa Hukum Keluarga Meminta Kasus Bripka AS Ditangani Bareskrim Polri
-
Perampokan Disertai Pembunuhan Warga Tulang Bawang Terungkap, Ini Motifnya
-
Kronologi Ayah di Kalsel Ditusuk 26 Kali hingga Tewas oleh Pemerkosa Putrinya
-
ASN di Dairi Sumut Dibunuh Teman Usai Upacara Hari Lahir Pancasila
-
Kronologi Hotimah Dibunuh Selingkuhan saat Hamil: Leher Nyaris Putus
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total
-
BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal
-
Terkuak Skenario Berdarah Pembunuhan di Sekampung: Korban Ditikam 29 Kali Demi Menguasai Xpander
-
Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni
-
Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api