SuaraLampung.id - Sebanyak 28 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Metro akan mengikuti Lomba Cerdas Cermat (LCC) Permuseuman dan Kebudayaan se Kota Metro pada 1-3 Maret 2023 mendatang.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Metro Seprita mengatakan LCC adalah yang even tahunan yang kembali digelar di cagar budaya.
"Ini adalah kali ketiga LCC digelar di cagar budaya. Sebelumnya digelar di Rumah Informasi Sejarah, maka tahun ini digelar di halaman Rumah Asisten Wedana Metro yang juga merupakan bangunan bersejarah," ujarnya.
Seprita menambahkan bahwa gelaran LCC ini juga sekaligus merupakan upaya untuk mengenalkan cagar-cagar budaya yang ada di Kota Metro.
Selain LCC, Metro Creative Production (MCP) juga menggelar Metro Clothing and Culinary Festival pada 5-19 Maret 2023 di tempat yang sama.
M Riananda Pratama menjelaskan even yang digelar sehari setelah LCC ini merupakan gabungan dari produk-produk fesyen, clothing dan juga kuliner sebagai upaya membangkitkan perekonomian lokal.
"Kami bekerja sama dengan BNI, Sosro, brand-brand lokal dan pelaku usaha kuliner untuk bersama-sama tumbuh paska pandemi," jelasnya.
Selain itu even ini juga menurutnya merupakan komitmen MCP sebagai generasi muda untuk mendukung revitalisasi rumah asisten wedana Metro.
"Selain perbaikan fisik tentu juga tidak kalah penting dalam revitalisasi cagar budaya adalah beragam aktivitas yang produktif, lebih dari 40 tenant clothing dan kuliner akan berpartisipasi dalam even ini," ungkapnya.
MCP yang sukses menggelar even kuliner pada akhir tahun 2022 lalu optimis bahwa gelaran ini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi khususnya pada para pelaku UMKM.
"Even yang menggunakan transaksi non tunai lewat QRIS,dibuat panjang agar terukur berapa jumlah transaksi, omzet dan putaran uang yang terjadi selama even, jadi tidak sekadar even, ramai namun sulit terukur dampaknya," tambahnya.
Terpisah Pimpinan Cabang BNI Metro Fanny Hasibuan mengatakan bahwa pihaknya mendukung even-even UMKM yang mendorong kebangkitan ekonomi.
"Kemarin baru saja kami mendukung event kuliner di Ruko Sudirman, sekarang lebih istimewa lagi karena digelar di cagar budaya, hal ini bermakna lebih tentunya," jelasnya.
Menurutnya BNI akan terus mendukung penggunaan transaksi non tunai lewat penggunaan QRIS dan perkembangan UMKM yang ada di Kota Metro.
"Terlebih event ini digelar di bangunan-bangunan sejarah dan cagar budaya"tambahnya.
Berita Terkait
-
Penyanyi Solo Raisa Gelar Konser di GBK, Ini Himbauan Polda Metro Jaya Terkait Transportasi dan Parkir
-
Ternyata Ini Alasan Penyidik Menetapkan Shane Lukas Jadi Tersangka dalam Kasus Penganiayan David, Ada Provokasi
-
Safari Politik di Lampung, Anies Baswedan Serukan Perubahan 2024
-
LBH Ansor Minta Perlindungan LPSK buat Cristalino David Ozora Korban Penganiayaan Mario Dandy Satrio
-
Heboh Spanduk Penolakan Anies Baswedan di Lampung, Disebut Calon Presiden Intoleran
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Cara Dapat Gratis Ongkir Tanpa Minimum Belanja April 2026, Ini Trik Terbaru yang Banyak Dicari
-
Sisa THR Cuma 2 Jutaan? Ini 7 HP Gaming Murah Terbaik untuk Isi Waktu Luang
-
Cekcok Soal Tarif 'Layanan' di Bandar Lampung Berujung Maut, Dua Perempuan Jadi Korban
-
BRI Wujudkan Operasional Berkelanjutan Dengan Inspirasi Earth Hour
-
Lewat Program BRI Desa BRILiaN, Desa Tugu Selatan Ciptakan Pusat Ekonomi Baru