SuaraLampung.id - Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor Honda Spacy BE-4448-DW dengan motor Honda Spacy BE-4448-DW terjadi di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) KM 58 Desa Tajimalela Kecamatan Kalianda Lampung Selatan, Selasa (31/1/2023) pagi.
Akibat kecelakaan ini, pelajar SMKN 2 Kalianda Lampung Selatan bernama Rahmad Febrian (18) tewas di tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampungpro.co peristiwa naas itu terjadi bermula saat pengendara sepeda motor Honda Beat BE-2392- OJ, Rahmad Febrian melaju dengan kecepatan tinggi dari arah simpang Palas, menuju Kalianda.
Tepat di lokasi kejadian, datang dari arah berlawanan, sepeda motor Honda Spacy BE-4448-DW yang dikendarai Ernawati (53) warga Dusun Klaten, Desa Klaten, Kecamatan Penengahan.
Sepeda motor Honda Spacy warna hijau hendak menyalip kendaraan yang berada di depannya dengan menggunakan jalur kanan berlawanan.
Akibatnya pelajar yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam dari arah berlawanan mengerem mendadak, hingga terjatuh. Kemudian menabrak sepeda motor yang dikendarai ibu rumah tangga tersebut.
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP Jonnifer Yorlanda menjelaskan pelajar nahas tersebut alami luka robek di kepala dan mengeluarkan darah dari telinga.
“Ibu rumah tangga itu hanya lecet jempol kaki kanannya,” ujarnya dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Pelajar warga Dusun Kayubi, Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, meninggal di lokasi kecelakaan lalu lintas, langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda.
Baca Juga: Kompol D Ditahan Diduga Selingkuh dengan Wanita di Mobil Audi
“Kedua motor yang terlibat kecelakaan dievakuasi ke Unit Laka, Satlantas Polres Lampung Selatan,” kata Kasat Lantas.
Berita Terkait
-
Kompol D Ditahan Diduga Selingkuh dengan Wanita di Mobil Audi
-
Tabrak Pembatas Jalan Tol Krukut hingga Terguling, Pengemudi Wuling Diduga Kelelahan
-
Viral! Pembalap Liar Tabrak Beton Pembatas Jalan, Warganet: Beton Jadi Tersangka!
-
Ternyata Ini Penyebab Jalur Puncak Macet Total
-
Komisi III DPR Desak Polisi Pulihkan Nama Baik Mendiang Mahasiswa UI Hasya: Gak Mungkin Orang Mati jadi Tersangka!
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
-
Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor
-
Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban
-
Dihadang Barikade Polisi, Massa Mahasiswa Tertahan di Senayan Park Saat Menuju Gedung DPR
Terkini
-
Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Divonis 5 Tahun: Wajib Ganti Rp7,8 Miliar
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Lolos dari Maut: Detik-detik Pemasang WiFi Tersengat Listrik di Tanggamus
-
Misteri Jasad Bayi dalam Saluran Air Dekat Pasar Tugu Terungkap, Dibuang Ibu yang Malu
-
Gebrakan Rp350 Miliar Mentan Amran untuk Hijaukan Lampung