SuaraLampung.id - Pos kesehatan (poskes) kelurahan di Kota Bandar Lampung akan menjadi cikal bakal Posyandu Prima. Ini merupakan bentuk implementasi transformasi layanan kesehatan primer.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Desti Mega Putri menuturkan, pos kesehatan kelurahan yang membuka pelayanan setiap hari bisa menjadi posyandu prima.
"Di sini posyandu prima itu pelayanannya harus setiap hari, nah pos kesehatan kelurahan juga setiap hari pelayanannya, jadi kami bentuk posyandu prima itu dengan cikal bakalnya pos kesehatan kelurahan karena hampir sama pelayanannya," ujarnya, Selasa (15/11/2022).
Ia juga mengatakan dalam upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Dinkes Kota Bandar Lampung pun telah membentuk Pos Windu di setiap kelurahan.
"Kami juga sudah ada Pos Windu dimana minimal satu kelurahan ada satu Pos Windu," kata dia.
Namun begitu, ia mengatakan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Pos Windu tidak setiap hari tetapi minimal satu bulan sekali tenaga kesehatan datang di satu lokasi.
"Di Pos Windu ini setiap bulannya ada tiga hingga empat nakes yang datang di satu titik lokasi untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Buka Program Sehati III, Kemenag Bandar Lampung Target 658 UMKM Dapat Sertifikasi Halal
-
Semua Rumah Sakit di Bandar Lampung Siap Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19
-
Perempuan Nelayan di Pesisir Bandar Lampung Belum Diakui Pemerintah
-
Notiz Hut, Alternatif Baru Tempat Nongkrong di Bandar Lampung
-
Polisi Cekcok Mulut Todongkan Senpi ke Warga Bandar Lampung Viral, Ini Kata Polda
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Di WEF Davos 2026, BRI Dorong UMKM Jadi Agenda Utama Keuangan Dunia
-
Fokus Sektor Produksi, BRI Jadikan Klaster Usaha Pengungkit Ekonomi Daerah
-
Promo Alfamart Januari 2026: Pembalut Wanita hingga Popok Dewasa Diskon 50 Persen
-
7 Fakta Sweet Indo Lampung, Raksasa Gula yang HGU-nya Dicabut Pemerintah
-
Masih Sering Salah? Ini Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif