SuaraLampung.id - Semua rumah sakit baik swasta maupun milik pemerintah di Kota Bandar Lampung sudah siap apabila sewaktu-waktu terjadi peningkatan kasus COVID-19.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Desti Mega Putri mengatakan, fasilitas seperti tempat tidur dan tabung oksigen di rumah sakit siap untuk menampung lonjakan pasien COVID-19.
"Semua rumah sakit siap sejak lama, karena status pandemi COVID-19 belum dicabut, baik tempat tidur maupun tabung oksigennya," kata Desti Mega Putri, Minggu (13/11/2022).
Ia mengatakan untuk Rumah Sakit Imum Daerah (RSUD) A. Dadi Tjokrodipo jumlah tempat tidur yang disiapkan sebanyak 30 unit, namun bisa ditambah melihat kondisi dan situasi di lapangan.
"Kami menyiapkan 30 tempat tidur untuk di RSUD A Dadi Tjokrodipo, jumlah tersebut sama seperti sebelumnya saat kasus COVID-19 sedang tinggi," kata dia.
Desti mengungkapkan dalam beberapa hari terakhir memang terdapat peningkatan kasus COVID-19, namun jumlahnya tidak lebih dari 10 orang dan rata-rata mereka mengalami gejala ringan.
"Untuk pasien COVID-19 rawat inap tidak ada peningkatan, karena mereka yang terpapar COVID-19 mengalami gejala ringan, sehingga dianjurkan untuk isolasi mandiri," kata dia.
Menurutnya, tidak terlalu tingginya peningkatan COVID-19 di Kota Bandar Lampung dan rata-rata pasien hanya mengalami gejala ringan, sejalan dengan cakupan vaksinasi yang sudah cukup tinggi.
"Cakupan vaksinasi untuk dosis pertama sudah lebih dari 90 persen, dosis kedua lebih dari 78 persen dan dosis ketiga lebih dari 35 persen. Mudah-mudahan sudah terbentuk kekebalan komunal, sehingga dapat meminimalisasi risiko saat terpapar COVID-19," ujarnya.
Baca Juga: BPOM RI Resmi Keluarkan Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin Covid-19 Buatan Indonesia
Bahkan, lanjut dia, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 terus digalakkan di posko-posko vaksinasi utama yang berada di 31 puskesmas di kota setempat.
"Vaksinasi COVID-19, masih terus nerjalan, selama vaksinnya masih ada kami siap melayani masyarakat, baik dosis pertama, kedua, maupun ketiga," kata dia.
Desti mengatakan Tim Satgas COVID-19 juga selalu melakukan patroli guna mengimbau masyarakat untuk kembali memperketat protokol kesehatan (prokes) setiap melakukan aktivitas.
"Karena kota kita berada di PPKM level 1, sehingga Satgas juga sifatnya hanya memberikan imbauan tidak sampai menutup ataupun ada pembatasan jam operasional," kata dia.
Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang dipantau melalui website vaksin.kemenkes.go.id, yang diperbaharui pada Sabtu (12/11/2022), cakupan vaksinasi COVID-19 dosis pertama di Bandar Lampung mencapai 891.236 dari target Provinsi Lampung 7.558.816.
Masyarakat yang telah menerima vaksinasi COVID-19 dosis kedua sebanyak 764.922 atau 77,55 persen dan penerima vaksinasi dosis ketiga berjumlah 269.268 atau 27,30 persen. (ANTARA)
Berita Terkait
-
BPOM RI Resmi Keluarkan Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin Covid-19 Buatan Indonesia
-
Pasien Covid-19 di Kaltim Tambah 86 Orang, Zona Kuning Cuma Mahulu
-
Di Bontang, 1 Orang Pasien Covid-19 Meninggal Karena Depresi
-
Kasus Covid-19 Meningkat, Kapasitas Kuota Konser Musik Dikurangi Hingga 30 persen
-
Perempuan Nelayan di Pesisir Bandar Lampung Belum Diakui Pemerintah
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Menelisik Lubang di Kas Daerah: Mengapa Ratusan Rupiah Pajak Bandar Lampung Menguap Begitu Saja?
-
Rayuan Maut Pria Beristri di Balam: Mengajak Anak Bawah Umur 'Staycation' Hingga Digerebek Istri
-
Skandal PTK Khusus Pemkot Bandar Lampung: Sedot Rp3,6 Miliar Uang Rakyat Tapi Sosoknya 'Gaib'
-
Penyakit Awal Laga Bhayangkara FC: Paul Munster Bongkar Rahasia Comeback Dramatis Atas PSIM
-
19 Ribu ATM dan CRM BRI Dukung Tarik Tunai GoPay Tanpa Kartu