SuaraLampung.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandar Lampung mengingatkan anggota panwaslu kecamatan (Panwascam) tidak melanggar kode etik dan norma selaku pengawas pemilu.
Apabila ada anggota panwascam yang melanggar kode etik dan norma, Bawaslu Bandar Lampung akan melakukan tindakan dan tidak menutup kemungkinan pemberhentian sebagai panwascam.
"Bila ada yang melanggar, kami proses, tidak menutup kemungkinan yang bersangkutan akan digantikan dengan peserta yang ikut mendaftar menjadi panwaslu kecamatan (di luar tiga besar). Akan tetapi, tetap dilihat juga kelayakan administrasinya," kata Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung Candrawansah, Jumat (4/11/2022).
Meski demikian, lanjut dia, sanksi terhadap anggota panwaslu kecematan yang langgar norma dan etik tetap akan disesuaikan dengan jenis pelanggarannya.
"Ada beberapa sanksi mulai dari teguran tertulis, pengambilan kewenangan dan dinonaktifkan, hingga pemberhentian. Sanksi sesuai dengan jenis pelanggaran yang dilakukannya," kata dia.
Dalam waktu dekat, lanjut dia, panwaslu kecamatan yang sudah dilantik akan segera melakukan pengawasan verifikasi faktual partai politik yang sedang dilakukan oleh KPU.
"Panwaslu kecamatan langsung kami perintahkan bekerja mengawasi verifikasi faktual keanggotaan partai politik. Total ada 60 anggota panwaslu kecamatan yang dilantik di 20 kecamatan," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Gaji Guru PPPK Bandar Lampung Belum Cair, Ini Alasannya
-
Menang di Sidang Bawaslu, Parsindo dan Partai Republiku Lolos Jadi Calon Peserta Pemilu 2024
-
Pemkot Bandar Lampung Buka Penerimaan Formasi Guru PPPK, Ini Kriterianya
-
Pemilik Arisan Menurun 2017 Tipu Puluhan Member, Kerugian Korban Capai Rp 8 Miliar
-
Heboh 70 Pastor Dukung Anies Baswedan, Begini Tanggapan Keuskupan Agung Medan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Bantu Pedagang Keluar dari Jerat Rentenir
-
Dari Pintu ke Pintu, Kisah Dewi Natalia Membawa Pedagang Pasar Lepas dari Rentenir
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar