SuaraLampung.id - Bus pariwisata yang mengangkut 35 penumpang peserta gathering PT KAI Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), terbakar di Jalan Ahmad Yani, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Selasa (25/10/2022) siang.
Tidak ada korban luka mapun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja kebakaran bus ini sempat membuat kemacetan di Jalan Ahmad Yani.
Kernet Bus bernama Ferdi (19) mengatakan, bus yang ditumpanginya diduga terbakar akibat korsleting listrik.
Ia mengatakan, saat berjalan dari arah Lungsir, Bandar Lampung, bus mengeluarkan asap ketika memasuki seberang Tugu Adipura Bandar Lampung.
"Itu permasalahannya listrik korslet, setelah itu percikan api menetes ke bagian mesin berisi Solar. Saat berbelok, bus tadi langsung keluar asap," kata Ferdi saat diwawancarai awak media di lokasi dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Bus tersebut mengangkut sekitar 35 penumpang peserta gathering PT KAI Palembang, Sumatera Selatan. Mereka hendak pulang ke Palembang, setelah berwisata dari Pulau Pahawang, Pesawaran.
Sementara itu, salah satu penumpang bernama Andi menjelaskan, saat bus terbakar dirinya sedang tertidur. Andi membenarkan dirinya bersama rombongan dari PT KAI Palembang, Sumatera Selatan.
"Iya ini dari Pahawang hendak pulang ke Palembang, habis gathering perusahaan," jelas Andi.
Api berhasil dipadamkan tak sampai 30 menit, hingga pendinginan. Api menghanguskan bagian belakang bus tepat pada bagian mesin.
Baca Juga: Pabrik Sepatu di Curug Tangerang Terbakar, Bahan Baku Sepatu Ludes
Sementara meski tidak ada korban jiwa dan luka-luka, terbakarnya bus tersebut mengakibatkan kemacetan.
Selanjutnya para penumpang setelah dievakuasi, lalu dibawa ke Terminal Rajabasa, Bandar Lampung, menggunakan sejumlah Angkot di Bandar Lampung. Mereka akan berganti bus menuju ke Palembang.
Berita Terkait
-
Pabrik Sepatu di Curug Tangerang Terbakar, Bahan Baku Sepatu Ludes
-
Kampung Sudimara Membara, Pemilik Tak Sadar Rumahnya Terbakar
-
Sudah 15 Jam, Kebakaran Gudang Triplek di Bandung Belum Juga Padam
-
Buntut Kebakaran Pabrik Triplek, Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Soekarno Hatta Bandung
-
Gudang Triplek di Bandung Terbakar, Api Masih Berkobar
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas
-
Temukan Senpi dan Narkoba, Polisi Ringkus Remaja 16 Tahun di Way Kanan
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus