SuaraLampung.id - Polsek Sumber Jaya, Lampung Barat, menangkap pria berinisial KD (28), seorang pengedar uang palsu, di Kelurahan Pajar Bulan, Way Tenong.
Pria asal Banjar Ratu, Gunung Labuhan, Way Kanan ini, mengedarkan uang palsu dengan modus membeli minuman di warung.
Kapolsek Sumber Jaya Kompol Ery Hafri mengatakan, peristiwa itu bermula pelaku KD mampir ke warung milik Susta Hernia (26), pada Sabtu (8/10/2022) membeli sebotol minuman menggunakan mata uang pecahan Rp100 ribuan.
"Korban sudah curiga sejak awal. Hal itu dikarenakan, uang yang diterima terasa berbeda, tidak seperti mata uang biasanya," kata Kompol Ery Hafri, Senin (10/10/2022) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Karena uang yang diterima seperti uang palsu dan merasa dirugikan, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sumber Jaya. Dari laporan itu, Tekab 308 Presisi Polsek Sumber Jaya langsung melakukan penyelidikan.
"Pelaku KD berhasil ditangkap di Kelurahan Pajar Bulan, Way Tenong, Lampung Barat. Saat digeledah dan mendapatkan dompet milik pelaku, didapati berisi uang rupiah palsu," ujar Kompol Ery Hafri.
Ada pun jumlah uang yang dibawa pelaku dalam bentuk Rp100 ribuan 24 lembar, uang pecahan Rp20 ribuan 29 lembar, dan selemnar uang pecahan Rp50 ribuan. Sehingga jumlah uang yang diduga palsu nilainya mencapai Rp3.030.000.
Pelaku mendapatkan uang palsu, dengan cara membeli dari seseorang bernama Asep alias Roni di Purwakarta Jawa Barat. Pelaku mengenalnya lewat media sosial Facebook dan WhatsApp.
Harga uang palsu yang yang dibeli pelaku KD Rp1 juta, untuk uang palsu Rp5 juta yang dikirim melalui ekspedisi. Hingga kini, Polsek Sumber Jaya masih memburu pelaku Asep.
Baca Juga: 2 Pengedar Uang Palsu di Antar Kabupaten Ditangkap di OKU, Modusnya Belanja di Warung Pelosok Desa
Berita Terkait
-
2 Pengedar Uang Palsu di Antar Kabupaten Ditangkap di OKU, Modusnya Belanja di Warung Pelosok Desa
-
Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama dan Salat Gaib untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
-
The Four: Kasus Peredaran Uang Palsu Berujung Makar Penggulingan Dinasti
-
Duh! Beli Jimat Jenglot untuk Penglaris, Seorang Kakek di Banjarnegara Ditangkap Karena Gunakan Uang Palsu
-
Kejaksaan Musnahkan Barang Bukti Ratusan Juta Uang Palsu
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Sopir Truk Asal Balam Pura-Pura Dirampok Saat Tidur, Ternyata Uang Jalan Ludes di Meja Judol
-
7 Jam Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung Terkair Alur Dana PT LEB