Ilustrasi Pelabuhan Bakauheni. Tarif baru Pelabuhan Merak-Pelabuhan Bakauheni. [ANTARA FOTO/Ardiansyah]
Golongan IV
Kendaraan Penumpang Rp457.700
Kendaraan Barang Rp425.250
Golongan V
Kendaraan Penumpang Rp916.250
Kendaraan Barang Rp992.750
Golongan VI
Kendaraan Penumpang Rp1.516.500
Kendaraan Barang Rp1.220.000
Baca Juga: Tarif Pelabuhan Merak Naik Mulai 1 Oktober 2022, Catat Besaran Kenaikannya!
Golongan VII Rp1.761.500
Golongan VIII Rp2.320.500
Golongan IX Rp3.546.500
Merak-Bakauheni (eksekutif)
Penumpang Dewasa Rp77.000
Penumpang Bayi Rp4.000
Berita Terkait
-
Tarif Pelabuhan Merak Naik Mulai 1 Oktober 2022, Catat Besaran Kenaikannya!
-
Kemenkumham Pastikan PNBP Hak Cipta Rp0 Tak Pengaruhi Pendapatan Negara
-
BBM Naik, Tarif Kapal Penyeberangan Kelas Ekonomi Naik, Sopir Siap-siap Menjerit
-
PLN Batalkan Program Kompor Listrik
-
Truk Semen Terobos Masuk Pelabuhan Bakauheni, Hancurkan Sejumlah Fasilitas
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun