SuaraLampung.id - Ratusan mahasiswa dan dosen tergabung dalam Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah II-B Lampung, berdemonstrasi di Kantor DPRD Lampung, Selasa (27/9/2022).
Kedatangan dosen dan mahasiswa perguruan tinggi swasta di Lampung itu dalam rangka menuntut pembubaran Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi (LAM-PT).
Koordinator Lapangan (Korlap) Aptisi Wilayah II-B Lampung Muprihan Thaib mengatakan, LAM-PT mengandung bisnis dan membebani perguruan tinggi sehingga harus dibubarkan.
Sebagai gantinya, mereka mengusulkan agar lembaga akreditasi dikembalikan lagi ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
"Kami juga membawa tiga tuntutan lainnya, berkaitan dengan perguruan tinggi swasta. Kami juga meminta pemerintah, agar menghentikan penerimaan mahasiswa baru (PMB) jalur mandiri," kata Muprihan Thaib dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Mereka menilai, dengan adanya PMB di perguruan tinggi, hal itu sangat memberatkan perguruan tinggi swasta.
Aptisi juga meminta, agar uji komptensi yang dilaksanakan komite, untuk dibubarkan dan dikembalikan ke pengelola perguruan tinggi.
"Kami juga meminta, agar menunda pembahasan rancangan undang-undang sistem pendidikan nasional (Sisdiknas). Hal itu agar tidak merugikan pendidik, karena Aptisi tidak pernah dilibatkan dalam pengkajian RUU Sisdiknas," ujar Muprihan.
Baca Juga: Kegiatan Senam Pagi bersama Ibu-Ibu PKK Desa Sananrejo Oleh PMM UMM
Berita Terkait
-
Kegiatan Senam Pagi bersama Ibu-Ibu PKK Desa Sananrejo Oleh PMM UMM
-
Ganjar Tantang Mahasiswa Awasi Penyaluran BLT BBM: Bentuknya Demo Juga
-
4 Aktivitas yang Bisa Mendatangkan Cuan bagi Mahasiswa
-
Massa PERPAG Gelar Aksi Tuntut Pencabutan HGB Perusahaan Semen Atas Kars Gombong di Kebumen
-
Gelar Aksi HTN 2022, Kaum Tani-Buruh Hingga Mahasiswa Sudah Berkumpul Di Gedung DPR
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Takut Dihadiahi Timah Panas, Penusuk Dua Pemuda di Rumah Biliar Pringsewu Pilih Menyerah
-
Gara-Gara Anak Cekcok, Kakak Ipar di Pringsewu Gelap Mata Hajar Adik Pakai Bata
-
Dua Emak-Emak Residivis Pencuri Sembako Tepergok Pemilik Warung di Kemiling
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
-
Drama Pencuri HP Terjun ke Laut Demi Hindari Kejaran Polisi di Bandar Lampung