SuaraLampung.id - DPD Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Lampung mendesak agar kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat diusut tuntas saat menggelar aksi damai di kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Kamis (22/9/2022).
Ketua PBB Lampung Donald Harris Sihotang menyampaikan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat diusut tuntas tanpa pandang bulu.
"Kami memandang tragedi pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat merupakan peristiwa extra judicial killing sehingga kami Pemuda Batak Bersatu, mendesak sidang digelar secara terbuka," kata Donald.
Dalam aksi itu PBB DPD Provinsi Lampung, meminta proses secara transparan dan terbuka tanpa ragu menyeret siapapun para pelaku yang terlibat di dalam peristiwa pembunuhan Brigadir Yosua baik secara hukum pidana maupun secara kode etik Polri.
"Kami berharap kepada Kejaksaan Agung untuk dapat memohonkan kepada pengadilan dapat melakukan persidangan secara terbuka disaksikan masyarakat melalui siaran pers agar masyarakat melihat proses penegakan hukum yang transparan, terbuka, utuh dan berkeadilan,"jelasnya.
PBB berharap semua pelaku pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat dilakukan penahanan tanpa terkecuali, termasuk terhadap tersangka PC.
"Kami mendesak tersangka PC ditahan dan kami mendukung penuh serta mengapresiasi kepada aparat penegak hukum yang melakukan penegakan hukum,berkeadilan sebagai cerminan Negara Republik Indonesia yang beradab di mata internasional, "ujarnya.
Kontributor : Ahmad Amri
Baca Juga: Butuh Uang buat Beli Susu Anak, Buruh di Bandar Lampung Bobol Sekolah Islam
Berita Terkait
-
Butuh Uang buat Beli Susu Anak, Buruh di Bandar Lampung Bobol Sekolah Islam
-
Diversifikasi Produk Olahan Perikanan Solusi Tingkatkan Angka Konsumsi Ikan di Lampung
-
Korban Penipuan Keponakan Gubernur Lampung Menangis di Persidangan: Saya Ini Orang Susah
-
Kasus Pencabulan Sesama Jenis, Pria Ini Dituntut Belasan Tahun dan Denda Miliaran
-
Cabuli Sesama Jenis, Pria di Lampung Dituntut 12 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ
-
Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan
-
Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308
-
Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah
-
Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik