SuaraLampung.id - Dua pejudo asal Lampung meraih medali di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Senior Judo Piala Menpora 2022 di GOR Kartika I Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat 26-28 Agustus 2022.
Pejudo pertama asal Lampung yang meraih medali emas di kelas +78 kg putri adalah Indah Permata Sari.
Kedua adalah pejudo putra James Fernando yang turun di kelas +100 kg memperoleh medali perunggu dalam event nasional itu.
Sekretaris Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Lampung Darmawan mengatakan, Indah meraih medali emas setelah di final mengalahkan Sintya Kusuma asal Jawa Tengah.
Sebelumnya, di semifinal, Indah Permata Sari mengungguli pejudo asal Banten Nur Oktavia.
Dengan perolehan medali emas di kelas ini, Indah Permata Sari mendapatkan panggilan untuk turut dalam Pelatnas Judo di Jakarta.
Sementara James ditahan lajunya ke final oleh pejudo asal Jawa Barat, Rafi yang merupakan peraih medali emas di kelas ini. Sementara medali perak diraih M. Alif juga dari Jawa Barat.
Sekretaris Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Lampung itu, mengatakan secara umum para pejudo Lampung ada peningkatan prestasi.
"Tentunya kami tetap berharap ke depannya kepada atlet untuk selalu meningkatkan prestasinya dan giat berlatih agar pada PON 2024 mendatang dapat menorehkan prestasi terbaik buat daerah,” katanya.
Baca Juga: Lewat Kedaireka,Pemprov Lampung Kembangkan Geowisata Kopi
Ia menyebutkan program pembinaan berjalan dengan selalu serta mengikuti berbagai event dapat agar mengukur kekuatan dan kelemahan.
"Jika atlet banyak jam terbang, maka akan memberikan semangat juang mendapatkan prestasi kedepannya lebih baik," tambahnya.
Secara posisi klasemen seluruh peserta Kejurnas Senior ini, Lampung berada di urutan ke-6 dari 21 peserta provinsi yang hadir di Kejurnas itu.
Peringkat 1 DKI Jakarta dengan perolehan medali sebanyak empat emas, lima perak dan tujuh perunggu,
Di susul Jawa Barat 3-5-8, Jawa Timur 3-0-1, Banten 2-2-3, Bali 2-0-1 dan Lampung bersama Sumut 1-0-1.
Provinsi Lampung menurunkan 13 atlet senior yang juga menduduki peringkat 5-7 antara lain;
Rizki Andini (+78 kg) peringkat 5, Titin Aguslinawati (-55 Kg) peringkat 5, sedangkan Restalia Dzulia (-48), Bianca Justicia Fitza (-63 kg) dan Adityo Dharmadi berada di peringkat 7. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Lewat Kedaireka,Pemprov Lampung Kembangkan Geowisata Kopi
-
Kadissos Bandar Lampung Sahriwansah Mundur dari Jabatannya, Diduga Terkait Kasus Korupsi Retribusi Sampah
-
Sempat Viral Gadis ABG Asal Lampung Timur Hilang, Polisi Akhirnya Menemukan DS di Tempat Ini
-
Bawaslu Lampung Terima 84 Laporan Pencatutan Nama untuk Keanggotaan Partai Politik
-
40 Saksi Diperiksa dalam Kasus Dugaan Korupsi di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung