"Ibu sudah lama meninggal, kalau bapak ditangkap polisi sudah lama. Saya tinggal sama adik dan dua kakak laki laki di rumah ini," kata Apriliyani terbata bata.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Suwandi menjadi tulang punggung. Sebagai difabel, Suwandi menjual jasa sebagai tukang urut dengan upah seikhlasnya.
Sementara kakak pertama bernama Susilo yang juga difabel justru tidak memiliki naluri pekerjaan yang bisa menghasilkan uang.
"Yang sering dapat uang mas Wandi kalau mas Susilo kerjaannya cuma main aja," ucap Apriliyani.
Rumiatun mengatakan, kondisi sosial empat saudara kandung tersebut ini benar benar miris.
Hidup dalam kondisi keterbelakangan mental ditambah tanpa didampingi orang tua, empat anak ini harus putus sekolah dasar (SD).
Prihatin melihat kondisi empat anak itu, Rumiatun memberikan perhatian, memberikan kasih sayang kepada mereka.
"Saya bergerak secara sukarela, tidak berharap apapun karena saya hanya merasa prihatin ketika melihat kondisi Apriliyani dan Kinarti," kata Rumiatun.
"Awal mula saya tau kondisi anak anak ini 2019 akhir ketika saya mengadakan kegiatan di yayasan rumah kreatif bersama kawan kawan, dan ada yang cerita tentang Apriliyani dan Kinarti".Kata Rumiatun.
Baca Juga: Anak Tantrum Jangan Diabaikan Moms, Simak Risikonya Menurut Psikolog Kondang Ini
Perempuan 39 tahun itu juga sudah melakukan koordinasi dengan pamong setempat seperti Ketua RT, Kepala Dusun dan Kepala Desa Braja Sakti agar memberikan perhatian secara sosial.
"Kasian mereka hidup tanpa dampingan kedua orang tua, untuk makan sehari hari sering diberi oleh warga sekitar, karena kalau hanya mengandalkan Suwandi kakaknya sebagai tukang urut tentu jauh dari cukup," kata Rumiatun.
Kontributor : Agus Susanto
Berita Terkait
-
Anak Tantrum Jangan Diabaikan Moms, Simak Risikonya Menurut Psikolog Kondang Ini
-
Orang Tua Jadi Kunci Penting Penanganan Stunting dalam Tingkat Keluarga
-
Terima Predikat Nindya untuk KLA, Kabupaten Bantul Kejar Target Predikat Utama di Tahun 2023
-
Santriwati yang Hamil di Tuban Akhirnya Dinikahkan
-
Viral Video Bocah Jewer dan Jambak Ayahnya yang Asik Goyang dengan Biduan: Menjalankan Tugas dari Ibu
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Cek Fakta: Hoaks! Tautan Pendaftaran Bantuan PKH 2026 Rp900 Ribu dari Kemensos, Ini Bahayanya
-
7 Promo Indomaret untuk Belanja Camilan dan Minuman Lebih Hemat di Awal Tahun 2026
-
7 Fakta Mengerikan Ayah di Pringsewu Rudapaksa Anak Tiri Selama 7 Tahun, Korban Sejak Kelas 5 SD
-
Cek Fakta: Benarkah Kejagung Tetapkan Luhut Jadi Tersangka Korupsi Lahan Batu Bara
-
7 Promo Tambah Daya PLN untuk Rumah Tangga dan UMKM, Diskon 50% Awal 2026