- Seorang ayah tiri berinisial CS (35) di Pringsewu ditangkap karena kasus kekerasan seksual terhadap anak tirinya.
- Kejahatan bejat ini terjadi secara berulang selama kurang lebih tujuh tahun, sejak korban duduk di bangku SD.
- Kasus terungkap setelah korban mengeluh sakit dan setelah didesak, akhirnya mengaku bahwa pelaku adalah ayah tirinya.
SuaraLampung.id - Kasus kekerasan seksual terhadap anak kembali mengguncang publik. Seorang ayah tiri di Kabupaten Pringsewu tega memperkosa anak tirinya sendiri selama bertahun-tahun. Fakta-fakta yang terungkap dari penyelidikan polisi membuat banyak pihak terpukul.
Berikut rangkuman fakta penting kasus ini:
1. Pelaku Adalah Ayah Tiri Korban
Pelaku berinisial CS (35) merupakan ayah tiri korban. Ia tinggal di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, dan selama ini hidup serumah dengan korban.
2. Kejahatan Terjadi Selama 7 Tahun
Perbuatan bejat tersebut dilakukan sejak korban duduk di kelas 5 SD hingga kini kelas 2 SMA. Artinya, kejahatan ini berlangsung sekitar tujuh tahun secara berulang.
3. Korban Masih di Bawah Umur
Korban berinisial NSB (16) masih berstatus anak di bawah umur. Selama bertahun-tahun, korban diduga mengalami kekerasan seksual tanpa berani mengungkapkannya.
4. Terungkap karena Korban Mengeluh Sakit
Kasus ini terbongkar saat korban mengeluhkan rasa sakit pada bagian kemaluan, Jumat (26/12/2025). Keluhan itu membuat sang ibu curiga dan segera membawa anaknya ke puskesmas untuk pemeriksaan medis.
5. Hasil Medis Mengarah ke Persetubuhan Berulang
Berdasarkan pemeriksaan dokter, keluhan korban diduga akibat persetubuhan yang dilakukan secara berlebihan. Temuan inilah yang menjadi titik awal terbongkarnya kejahatan tersebut.
6. Korban Akhirnya Bicara ke Ibu Kandung
Setelah didesak ibunya, korban akhirnya mengungkapkan bahwa pelaku kekerasan seksual adalah ayah tirinya sendiri. Mendengar pengakuan itu, sang ibu langsung melapor ke polisi.
7. Pelaku Ditangkap dan Mengakui Perbuatannya
Petugas Polres Pringsewu melalui Unit PPA Satreskrim langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di rumahnya.
Baca Juga: Pantai Tanjung Setia untuk Berburu Ombak Kelas Dunia di Pesisir Barat Lampung
Kapolres Pringsewu M Yunus Saputra menyatakan, pelaku mengakui perbuatannya dilakukan berulang kali, bahkan terakhir terjadi pada dini hari dan siang hari sebelum penangkapan.
Catatan Redaksi:
Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa kekerasan seksual bisa terjadi di lingkungan terdekat korban. Peran keluarga, lingkungan, dan keberanian melapor sangat menentukan penyelamatan korban.
Tag
Berita Terkait
-
5 Fakta Terbaru Kasus SPAM Pesawaran: Pemeriksaan Anggota DPR sampai Sita Aset Miliaran
-
Pantai Tanjung Setia untuk Berburu Ombak Kelas Dunia di Pesisir Barat Lampung
-
5 Kedai Kopi Lokal Terbaik di Bandar Lampung untuk Menikmati Juara Kopi Lampung
-
Heboh di Indekos Lampung, Pegawai Bank BUMN Dianiaya Hanya Gegara Speaker
-
5 Menu Sarapan Khas di Bandar Lampung untuk Awali Hari dengan Rasa Juara
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
7 Kelebihan Naik Travel untuk Perjalanan Antarkota
-
Nyawa ASN di Metro Berakhir dengan Peluru di Pelipis, Polisi Buru Pelaku Penembakan
-
Jejak Mafia BBM Palembang di Pringsewu: Terbongkarnya Gudang Pengoplos Pertalite
-
Gerbong Mutasi Polresta Bandar Lampung Resmi Bergerak, Siapa Saja Kapolsek Baru?
-
Teror Celurit di Balik SMKN 2 Kalianda: Niat Hati Jalan Sore, Motor Malah Amblas Dirampas Begal