SuaraLampung.id - Kepulangan jamaah haji asal Lampung dari kloter 11 dan seterusnya akan dilakukan tes PCR sebagai pencegahan COVID-19.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung Ahor Wiwit mengatakan tes PCR kepada jamaah haji tersebut dilakukan berdasarkan kebijakan terbaru dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kepada seluruh jamaah haji yang belum pulang dari tanah suci.
Dia mengungkapkan bahwa guna menindaklanjuti peraturan dari Kemenkes itu, Kemenag telah berkoordinasi dengan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung guna menyiapkan tim teknisnya.
"Pemeriksaan tes PCR kami lakukan hari ini untuk kedatangan kloter 11 dan 13 dengan jumlah 393 orang. Pemeriksaan PCR jamaah haji dilakukan di Asrama Haji," kata dia, Jumat (22/7/2022).
Terkait jamaah haji yang sudah pulang terlebih dahulu, Akhor mengatakan bahwa tidak akan dikenakan tes PCR, namun berdasarkan standar normanya mereka masih dalam pemantauan selama 21 hari.
"Kloter terdahulu yang sudah pulang tidak dikenakan PCR karena SE nya baru keluar. Tapi mereka selama 21 hari masih kami pantau dan disarankan bila diantara mereka sakit selama dalam pemantauan segera hubungi klinik kesehatan terdekat," ujarnya.
Ia menyebutkan untuk kepulangan jamaah haji Lampung dari Tanah Suci masih menyisakan tiga kloter lagi dan semuanya dalam keadaan sehat.
"Untuk jamaah yang meninggal dunia hingga kini tercatat tiga orang," kata dia. (ANTARA)
Baca Juga: Kajati Lampung Tegaskan Penyidikan Korupsi Dana Hibah KONI Lampung Tidak Mandek
Berita Terkait
-
Kajati Lampung Tegaskan Penyidikan Korupsi Dana Hibah KONI Lampung Tidak Mandek
-
3 Investor Lirik Lampung Timur, Incar Komoditas Lada dan Mangrove
-
Cuaca Madinah Lebih Panas, Jamaah Haji Indonesia Diminta Tidak Beraktivitas Berlebihan
-
Aksi Geber Motor Menjadi Saling Tantang di WA , Berujung Pengeroyokan di Lapangan Sepak Bola
-
Akhirnya Jalan Budi Utomo dan Jalan Pattimura Kota Metro Diperbaiki
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditelan Perairan Pulau Kelagian: Remaja 18 Tahun yang Hilang dari Kapal
-
Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Ibu Muda di Lampung Tengah Raup Ratusan Juta dari Bisnis Elektronik Bodong