SuaraLampung.id - Nama srtis Fauzi Baadila ikut terseret dalam kasus penyelewengan dana umat yang dikelola Aksi Cepat Tanggap (ACT).
Diketahui Fauzi Baadila adalah duta ACT yang sering mempublikasikan kegiatan-kegiatan amal ACT di media sosialnya.
Status Fauzi Baadila sebagai brand ambassador ACT menimbulkan kecurigaan warganet dan menuduhnya ikut menikmati dana umat.
Tuduhan netizen mengenai dirinya menikmati dana umat di ACT ini diunggah Fauzi Baadila di akun Instagramnya @fauzibaadila.
Netizen ini menandai akun Fauzi Baadila sambil menuding Fauzi ikut menikmati dana umat yang dikelola ACT.
@mariehhi*** pantesan si gundul @fauzibaadilla_ kebanyakan pamer ternyata duitnya hasil maling dari dana umat,” tuduh netizen.
Fauzi Baadila memberikan klarifikasinya mengenai tuduhan tersebut. Fauzi membenarkan dirinya adalah duta ACT yang sudah sering terlibat dalam banyak program ACT.
Namun Fauzi Baadila mengatakan dia bekerja secara sukarela di ACT dan semua ia kerjakan tergantung mood.
"Gue kerja sukarela ,kalo lagi mau ok, kalo gak mau ya tidak, tergantung mood saya," paparnya.
Baca Juga: Diselidiki Densus 88 hingga PPATK, 5 Fakta Perkembangan Kasus Dugaan Penyelewengan Dana ACT
Menurut Fauzi Baadila dirinya salah jika ikut mengurus dana dan manajemen keuangan atau mencari tahu gaji orang lain karena bukan area kerjanya.
"Adalah salah apabila saya ikut urus dana, management keuangan atau kepo in gaji orang lain. (Di luar area gue.. jauhh bro)," ujar dia.
Kata Fauzi Baadila, info terakhir yang dia dengar manajemen ACT sudah melakukan pergantian sebelum adanya pemberitaan media massa.
"Fee transport selalu gue sedekahkan lagi," ujar dia.
"Financial gue sejauh ini . Hasil tabungan & investasi gue sendiri.. selama bertahun tahun.Thank you atas tudingan nya btw dina natalia lee," tutup Fauzi Baadila.
Berita Terkait
-
Diselidiki Densus 88 hingga PPATK, 5 Fakta Perkembangan Kasus Dugaan Penyelewengan Dana ACT
-
Difitnah Makan Dana ACT, Ini Jawaban Menohok Fauzi Baadila
-
Mahfud MD Pernah Promosikan Kegiatan ACT, Begini Ceritanya
-
Kasus ACT Berpotensi Terjadi Di Lembaga Serupa, Pemerintah-DPR Harus Gercep Perbarui UU Pengumpulan Uang Dan Barang
-
Pernah Endorse Kegiatan ACT, Ini Klarifikasi Mahfud MD
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas
-
Temukan Senpi dan Narkoba, Polisi Ringkus Remaja 16 Tahun di Way Kanan
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus