"Saya baru tiga bulan tinggal di sini dan semua warga yang tinggal di Kampung Khilafah ini wajib dan sudah jadi anggota Khilafatul Muslimin. Saya saja kerja tukang benarin AC," ujarnya.
Sementara itu, kepala Dusun Karang Anom, Sariman mengatakan bahwa kegiatan warga di Kampung Khilafah biasa saja.
"Biasa saja, enggak ada yang aneh-aneh mereka juga berbaur dengan warga di sini hanya saja mereka tinggal ngomplek di situ. Kalau pun ada pengajian ya biasa kayak pengajian para ibu pada umumnya. Mereka juga enggak milih masjid buat solat,"katanya.
Kemudian, ketika ditanya apakah di Kampung Khilafah dipasang Bendera Merah Putih, Sariman mengatakan tidak ada pemasangan Bendera Merah Putih di kompleks Kampung Khilafah.
Baca Juga: Kapolri Tegaskan Tidak Ingin Organisasi Seperti Khilafatul Muslimin Berkembang di Indonesia
"Di dalam kompleks enggak pernah pasang Bendera Merah Putih. Kalau kita pasang di jalan-jalan, mereka enggak ganggu juga, mereka terbuka sama warga di sini,"ujarnya.
Abu Bakar, Ketua Syiar Silaturahmi Dunia Khilafatul Muslimin, menga takan kegiatan anggota Khilafatul Muslimin di Kampung Khilafah pascapenangkapan Abdul Qadir Hasan Baraja berjalan seperti biasa.
"Enggak ada pengaruh pascapenangkapan Khalifah kegiatan seperti biasa berjalan terus , ada anggota berdagang ya berjualan di pasar, kerja bangunan ya kerja," katanya.
Kemudian, ketika ditanya, apakah di kompleks Kampung Khilafah memasang Bendera Merah Putih,dia mengatakan tidak ada pemasangan Bendera Merah Putih.
"Bendera Merah Putih emang enggak pasang di sini. Banyak juga yang pasang Bendera Merah Putih di depan rumahnya ternyata orangnya jadi perampok uang rakyat," ujarnya.
Baca Juga: Sebut Khilafatul Muslimin Organisasi Besar, Polisi: Tidak Bisa Dianggap Sederhana
Penangkapan Abdul Qadir Hasan Baraja juga ditanggapi biasa saja oleh jamaah. Menurut Abu Bakar, pimpinannya itu sudah biasa berhadapan dengan hukum sehingga tidak membuat jamaah khawatir.
Berita Terkait
-
Dikawal Brimob, Pimpinan Khilafatul Muslimin dan Sembilan Tersangka Diserahkan ke Kejati
-
Tangan Diikat, Brimob Bersenjata Jaga Ketat Penyerahan Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja Cs Ke Kejaksaan
-
Jelang Hari Kemerdekaan, 51 Anggota Khilafatul Muslimin Ikrar Setia Pada NKRI
-
Polisi Kembali Tangkap Menteri Khilafatul Muslimin Di Lampung, Ini Perannya
-
Babak Baru Kasus Organisasi Khilafatul Muslimin di Brebes dan Klaten
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Pesta Sekura Cakak Buah: Tradisi Unik Lampung Barat di Momen Lebaran Idul Fitri
-
Mudik Motor Makin Lancar! Dermaga Khusus & Skema TBB Disiapkan di Bakauheni
-
Kronologi Begal Motor di Lampung Tengah: Korban Kehabisan Bensin, Dibuntuti, Ditodong
-
Ini Titik Rekayasa Lalu Lintas dari Bandar Lampung Menuju Pantai di Pesawaran
-
Arus Balik Lebaran 2025 Mulai Padat! Strategi Delay System Disiapkan di Pelabuhan Bakauheni