Abu Bakar, Ketua Syiar Silaturahmi Dunia Khilafatul Muslimin, menga takan kegiatan anggota Khilafatul Muslimin di Kampung Khilafah pascapenangkapan Abdul Qadir Hasan Baraja berjalan seperti biasa.
"Enggak ada pengaruh pascapenangkapan Khalifah kegiatan seperti biasa berjalan terus , ada anggota berdagang ya berjualan di pasar, kerja bangunan ya kerja," katanya.
Kemudian, ketika ditanya, apakah di kompleks Kampung Khilafah memasang Bendera Merah Putih,dia mengatakan tidak ada pemasangan Bendera Merah Putih.
"Bendera Merah Putih emang enggak pasang di sini. Banyak juga yang pasang Bendera Merah Putih di depan rumahnya ternyata orangnya jadi perampok uang rakyat," ujarnya.
Penangkapan Abdul Qadir Hasan Baraja juga ditanggapi biasa saja oleh jamaah. Menurut Abu Bakar, pimpinannya itu sudah biasa berhadapan dengan hukum sehingga tidak membuat jamaah khawatir.
"Kita ga ada pendampingan hukum, mengharap pertolongan Allah saja. Yang kasus prokes ancamanya 6 tahun kurungan jadi 3 bulan. Jadi kita ga pake kuasa hukum, kuasa hukum kita Allah. Di sini banyak berdoa saja," kata Abu Bakar.
Kontributor : Ahmad Amri
Berita Terkait
-
Kapolri Tegaskan Tidak Ingin Organisasi Seperti Khilafatul Muslimin Berkembang di Indonesia
-
Sebut Khilafatul Muslimin Organisasi Besar, Polisi: Tidak Bisa Dianggap Sederhana
-
Jejak Abdul Qodir Hasan Baraja, Pimpinan Khilafatul Muslimin yang Disebut Berafiliansi NII
-
Jejak Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qodir Hasan Baraja di Jaringan Teroris
-
Sepak Terjang Abdul Qadir Baraja, Pimpinan Khilafatul Muslimin yang Ditangkap di Lampung
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Transaksi Rp270 Juta, Nasabah BRI Infinite Prioritas Berkesempatan Raih GarudaMiles
-
Dobrak Stagnasi 5 Ton, Teknologi Tani Modern di Lampung Sukses Lipat Gandakan Panen Jadi 11 Ton/Ha
-
Modus Baru! Pura-pura Jogging Pagi, Residivis di Bandar Lampung Gasak Motor yang Lagi Dipanaskan
-
Sempat Unggah Status Medsos Saat Mancing, Kakek di Pringsewu Ditemukan Mengapung di Sungai
-
'Tokoh' Pesantren di Way Kanan Diciduk di Kaltim Usai Bertahun-tahun Cabuli Santriwati