SuaraLampung.id - Korban pelecehan seksual yang dilakukan Bill Cosby memberikan testimoninya di pengadilan, Senin (6/6/2022).
Judy Huth menerangkan bagaimana awal mula ia bertemu sang komedian Bill Cosby saat remaja dan menemaninya ke Playboy Mansion di tahun 70-an.
Judy Huth mengatakan dia sedang bermain frisbee di taman ketika melihat ada syuting film berlangsung di dekat situ.
Dia dan temannya, Donna Samuelson, mendekati tempat syuting dan mengenali Bill Cosby, Sidney Poitier dan aktor lainnya, sebagaimana dikutip dari Reuters pada Selasa.
Cosby mendekati kedua remaja itu dan mereka "bersenda gurau" sebelum Cosby mengundang mereka bertemu dengannya pada Sabtu mendatang di klub tenis. Dia dan Samuelson "sangat gembira", katanya.
"Kami masih anak-anak. Dia adalah selebritas. Itu di luar norma, sudah pasti," katanya.
Mereka bertemu Cosby di klub tenis, kemudian mengikutinya naik mobil ke rumahnya, bermain beberapa permainan di kolam renang dan mengikutinya ke lokasi lain. Huth menyadari itu adalah Playboy Mansion ketika Cosby menunjuk foto Hugh Hefner di dinding.
Dalam gugatannya, Huth mengatakan Cosby memaksanya melakukan aktivitas seksual di mansion. Dia mengatakan insiden itu terjadi pada 1974, saat berusia 15 tahun, tapi baru-baru ini dia meralatnya jadi 1975.
Pengacara Cosby, Jennifer Bonjean, mengatakan tuduhan Huth tidak benar, meski Cosby tidak membantah pernah mengundang Huth dan temannya ke mansion.
Baca Juga: Curhat Sedih Ojol Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Sesama Jenis, Pas Lapor Malah Ditertawakan
Teman Huth, Samuelson, mengingat apa yang terjadi di mansion. Namun Bonjean menantang kebenarannya, mengatakan Samuelson menyebut bermain game Donkey Kong, padahal permainan itu baru ada tahun 1981.
Cosby yang kini berusia 84 tahun tidak menghadiri persidangan.
Cosby pernah jadi sosok yang terkemuka di budaya populer Amerika, dikenal sebagai perannya di serial "The Cosby Show".
Namun sekitar 60 perempuan, sebagian besar adalah orang yang ingin menjadi aktris dan model, secara publik mengatakan Cosby adalah predator yang memberikan obat penenang dan alkohol kepada korban kemudian menidurinya selama empat dekade.
Pada 2018, Cosby terbukti bersalah telah memberi obat dan melecehkan Andrea Constand, pegawai di Temple University, Philadelphia, di rumahnya pada 2004. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Curhat Sedih Ojol Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Sesama Jenis, Pas Lapor Malah Ditertawakan
-
Pulang Pakai Jasa Ojol, Perempuan di Sleman Ini Mengaku Jadi Korban Pelecehan Seksual
-
Gadis 19 Tahun Diduga Dijual Temannya Sendiri Kepada Sopir Truk Seharga Rp 300 Ribu
-
Terungkap Mahasiswi UNM Korban Kekerasan Seksual Terjadi di Banyak Fakultas, Dosennya Berbeda
-
Hotman Paris Imbau Iqlima Kim Bongkar Dalang Tuduhan Pelecehan Seksual: Cepatlah, Masih Ada Waktu
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
140 Sekolah SMA/SMK di Lampung Bersolek Total Tahun Ini
-
Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026
-
BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak
-
Sandiwara Begal Sadis Way Pengubuan Berakhir di Jeruji Besi