SuaraLampung.id - Sebuah jembatan kaca sepanjang 632 meter berdiri di atas ngarai dengan ketinggian 150 meter di Provinsi Son La, barat laut ibu kota, Hanoi, Vietnam.
Dikutip dari Reuters, Selasa (31/5/2022), jembatan kaca gantung itu bernama Bach Long atau yang dapat diterjemahkan sebagai "Naga Putih".
“Saya tidak berani melihat ke bawah karena saya takut ketinggian," kata salah satu pengunjung, Vi Thi Thu, yang memberanikan diri berjalan di jembatan itu setelah pembukaan resmi pada Sabtu (28/5/2022) lalu waktu setempat.
Kaca yang digunakan untuk jembatan memiliki tiga lapisan, masing-masing setebal 40mm, dan dapat menampung hingga 450 orang sekaligus, menurut pernyataan dari pemilik fasilitas.
Jembatan ini memiliki panjang 290 meter di antara dua puncak di kedua sisi ngarai serta ditambah jalur sepanjang 342 meter di sisi tebing sehingga total panjangnya menjadi 632 meter.
Sebelumnya, Guinness World Records mendaftarkan jembatan berlantai kaca sepanjang 562 meter di Qingyuan, provinsi Guangdong, China, sebagai yang terpanjang di dunia.
"Ada teknik tertentu yang diperlukan untuk membangun jembatan itu ke sisi tebing namun untuk mempertahankan semua unsur alam, kehijauan, bebatuan, itu merupakan proyek yang luar biasa," kata perwakilan dari Guinness World Record Glen Pollard yang menghadiri upacara pembukaan.
World Record Association (WRA), juga badan sertifikasi rekor, telah mendaftarkan jembatan Bach Long sepanjang 632 meter itu sebagai jembatan terpanjang di dunia.
Pengunjung lain pada acara pembukaan mengatakan dia dengan cepat dapat mengatasi rasa gugup saat berjalan di jembatan.
Baca Juga: Menikah di Usia 20 Tahun, Pernikahan Witan Sulaeman Ikut Disorot Media Vietnam
"Awalnya membuat Anda panik, tetapi kemudian jika Anda berjalan di sekitar 10 panel kaca, perasaan itu hilang," kata Tran Xuan Tinh. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Menikah di Usia 20 Tahun, Pernikahan Witan Sulaeman Ikut Disorot Media Vietnam
-
Demi Tampil di SEA Games Vietnam, Pesepeda Tiara Andini Rela Tunda Pernikahan
-
Perbakin Juara Umum SEA Games, Kejuaraan Danjen Kopassus Shooting Championship 2022 Diharapakan Lahirkan Atlet Baru
-
Dirumorkan ke Timnas Indonesia, Pihak Park Hang-seo Akhirnya Buka Suara
-
Media Vietnam Soroti Konflik PSSI dan Shin Tae-yong soal Booking Lapangan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas
-
Temukan Senpi dan Narkoba, Polisi Ringkus Remaja 16 Tahun di Way Kanan
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus