SuaraLampung.id - Banjir rob terjadi di sejumlah wilayah di Lampung seperti di pesisir Kota Bandar Lampung dan Tanggamus.
Di wilayah Kecamatan Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung sebanyak 292 rumah warga terendam banjir rob.
Camat Telukbetung Selatan (TBS) Ichwan Adji Wibowo mengatakan ada enam RT di wilayah TBS, yang terkena banjir rob.
Berdasarkan pantauan suaralampung. id, di RT 46 dan RT 47 ketinggian air di dalam rumah mencapai 30 cm atau setengah betis orang dewasa.
Iwan, Ketua RT 46, mengatakan banjir rob yang terjadi wilayahnya terbilang tinggi dari tahun sebelumnya.
"Ini termasuk banjir rob tertinggi. Tahun lalu enggak sampai menggenang dalam rumah. Tahun ini sekitar 90 kk rumah warga terendam banjir," kata iwan, Rabu (18/05/2022).
Dia menjelaskan banjir yang terjadi terbilang cepat pasang dan surutnya sehingga warga bisa segera beres beres bekas banjir. Tidak ada dampak yang parah terhadap pemukiman warga hanya genangan air saja.
"Kalau air untuk kosumsi warga di sini aman karena pada pakai air dari PDAM jadi enggak berpengaruh pada air bersih atau air minum. Sejauh ini belum ada dampak kerusakan hanya genangan air saja," ujarnya.
Sementara itu Ketua RT 47 Nur mengatakan, sebanyak 30 rumah warganya terendam banjir rob.
Baca Juga: Jalan Menuju Pelabuhan Kalimas Terendam Banjir Rob
"Kemarin, belum sampai daratan, hari ini sudah merendam rumah warga di sini. Ada sekitar 30 rumah warga yang terendam banjir. Takutnya besok banjirnya lebih besar lagi," ujar dia.
Berdasarkan pantauan di RT 46 dan RT 47, terlihat warga membersihkan rumah mereka yang kotor akibat banjir rob.
Ada juga remaja yang terlihat bermain dan berenang di tengah banjir rob dan mereka terlihat berenang di tengah tumpukan sampah.
Banjir Rob di Tanggamus
Banjir rob juga terjadi di wilayah Kapuran, Pasar Madang, Kota Agung, Kabupaten Tanggamus. Sebanyak 9 rumah warga dan satu SDN rusak.
"Iya itu benar, kejadiannya kemarin, Selasa (17/05/2022). Hari ini saya belum ke lokasi lagi, " kata pengurus HNSI Tanggamus Mastank melalui sambungan whatsapp, Rabu (18/05/2022).
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Way Kanan Menuju Pusat Agro: Menakar Ambisi Hilirisasi Rp150 Triliun di Bumi Lampung
-
Sisi Gelap Penjaga Kafe di Bandar Lampung: Nyabu Dulu Sebelum Maling Kabel PLN di Siang Bolong
-
Kicauan Kebebasan di Tahura Wan Abdul Rachman: 942 Ekor Burung Kembali ke Habitatnya
-
Panggilan ke Baitullah Dimulai! Kloter Pertama Haji Lampung Masuk Asrama 25 April 2026
-
BRI Hadirkan Money Changer di Motaain, Perbatasan RI-Timor Leste: Permudah Akses Valuta Asing