SuaraLampung.id - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana angkat bicara mengenai keributan di Kafe Tokyo Space yang berujung tewasnya Prajurit TNI AD Prada Agung Adi Saputra.
Eva Dwiana meminta agar keributan berujung kematian Prajurit TNI AD di Kafe Tokyo Space bisa jadi pelajaran bersama.
Eva Dwiana tidak melarang siapapun, untuk bersenang-senang dan nongkrong di kafe, namun harus bisa menjaga diri masing-masing.
Eva juga memastikan bakal menutup dan menindak tegas Cafe Tokyo Space di Jalan KS Tubun, Rawa Laut, Enggal, Bandar Lampung. Hal ini karena telah beberapa kali melanggar jam operasional.
"Untuk rekomendasi Kapolresta Bandar Lampung, sudah kami tindaklanjuti. Jadi sudah kami pastikan, Kafe Tokyo Space ditutup langsung," kata Eva Dwiana usai menghadiri pencanangan bulan imunisasi anak nasional di SDN 1 Rawa Laut, Rabu (18/5/2022) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
"Selanjutnya, kami bakal perketat pengawasan semua cafe di Bandar Lampung. Nanti Satgas turut memperketat dan terus meninjau semuanya, terutama peredaran minuman keras akan kami pantau," ujar Eva Dwiana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot
-
Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup