SuaraLampung.id - Sejumlah 15 orang calo tiket kapal di Pelabuhan Bakauheni ditangkap aparat kepolisian, Selasa (3/5/2022) malam.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, penangkapan calo tiket kapal ini untuk memberikan rasa aman bagi pemudik.
Ia menyebutkan setelah diambil keterangan, lalu mereka dikumpulkan di depan ruangan Kepala KSKP Bakauheni untuk diberikan arahan dan pengertian terhadap dampak pekerjaan yang mereka lakukan.
"Mereka dibuatkan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Setelah itu mereka diizinkan meninggalkan kantor KSKP Bakauheni," katanya.
Pandra mengimbau kepada pemudik untuk membeli tiket melalui e-Ticket Ferizy agar sampai di pelabuhan sudah tidak ada kendala.
"Caranya buka www.ferizy.com atau download aplikasi ferizy di google play store/Apps store di handphone anda, lakukan log in atau daftarkan e-mail anda. Selanjutnya pilih jadwal masuk pelabuhan (check-in) dan pastikan golongan kendaraan yang dipilih benar," terang Pandra.
Kemudian, wajib mengisi seluruh data penumpang sesuai dengan kartu identitas dan nomor polisi kendaraan yang digunakan dengan benar bila menggunakan kendaraan, lalu konfirmasi data pemesanan anda.
"Setelah itu, lakukan pembayaran melalui ATM atau melalui mobile banking, internet banking, dompet digital, Alfamart, Indomaret, agen BRILink, Yomart Grub, Kantor Pos maupun Pegadaian. Lalu unduh e-ticket anda melalui e-mail atau Web Reservation atau Aplikasi Ferizy," lanjutnya.
" Karena kuota terbatas, pemesanan dapat dilakukan mulai 60 hari sebelum perjalanan, dan mulai check-in 2 jam sebelum jadwal masuk pelabuhan. Tiket akan hangus apabila melewati jadwal masuk pelabuhan yang ada pilih, jelas Pandra.
Baca Juga: Kapan Pemerintah Bakal Tentukan Skema Menuju Endemi COVID-19? Ini Kata Staf Istana
Di sisi lain, ia juga mengajak masyarakat pemudik untuk menghindari antrian di Pelabuhan Bakauheni, dapat menggunakan Pelabuhan Panjang Bandar Lampung sambil menikmati wisata laut Lampung di perjalanan kapal.
" Sejak 4 Mei hingga 8 Mei 2022, pemerintah menyediakan alternatif penyeberangan dari Pelabuhan Panjang ke Pelabuhan Ciwandan, Cilegon Banten dengan waktu pelayaran sekira 4 sampai 5 jam. Pemudik arus balik bisa istirahat lebih lama di kapal dengan tarif yang sama dengan penyeberangan Bakauheni-Merak sambil menikmati wisata laut Lampung," pungkas Pandra. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029
-
Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun
-
Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau
-
Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu
-
Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam