SuaraLampung.id - Empat dari 11 orang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Lampung yang telantar di Turki kembali ke Indonesia. "Mereka nanti akan kita pulangkan dan diantarkan ke daerahnya masing-masing," kata Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Lampung Ahmad Salabi, melansir ANTARA.
Keempat orang PMI yang telah kembali tersebut berasal dari Kabupaten Lampung Timur sebanyak dua orang, lalu satu orang dari Tulangbawang Barat, dan Waykanan satu orang.
"Namun ada satu PMI yang menolak dipulangkan karena alasan sudah bekerja dan nyaman sehingga yang akan dikembalikan ke Tanah Air tinggal enam orang ," kata dia.
Pekerja migran tersebut bisa sampai ke Turki karena diiming-imingi bekerja namun tidak melalui penyalur resmi di Indonesia.
"Mereka ini berangkat pada bulan November 2021 dengan tujuan melancong, namanya wisatawan harus ada tiket pulang dan pergi sesuai jadwal," katanya.
Tiket pulangnya tidak dipakai oleh mereka karena sesampainya di Turki orang-orang ini diiming-imingi mendapatkan visa dari Turki ke Polandia tapi visa tersebut tidak kunjung tiba.
"Karena visa tidak kunjung didapatkan, mereka dipekerjakan di Turki. Sempat bekerja dulu di Turki tapi memang penghasilannya tidak sesuai dengan yang diharapkan," kata Salabi.
Kasus ini terdapat indikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dia mengatakan hal tersebut merupakan ranah kepolisian dan pihaknya siap membantu.
"Kami siap membantu Polda Lampung bila ada indikasi TPPO pada kasus ini," pungkasnya.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Kabupaten Bandar Lampung Hari Ini, Kamis 28 April 2022
Berita Terkait
-
Jadwal Imsakiyah Kabupaten Bandar Lampung Hari Ini, Kamis 28 April 2022
-
Jadwal Imsakiyah Kota Metro Hari Ini, Kamis 28 April 2022
-
Jadwal Imsakiyah Kota Bandar Lampung Hari Ini, Kamis 28 April 2022
-
Berikan Rasa Aman dan Nyaman Bagi Pemudik Lebaran 2022, Polda Lampung Gelar Simulasi Evakuasi Udara di Jalan Tol
-
Antrean Panjang Kendaraan Petanda Arus Mudik Terjadi di Pelabuhan Bakauheni, Warganet Speechless
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong