SuaraLampung.id - Pada Hari Raya Idul Fitri 2022, masyarakat akhirnya dapat kembali melakukan tradisi mudik untuk bersilaturahmi bersama keluarga di kampung halaman.
Berdasarkan data Litbang Kementerian Perhubungan, diperkirakan 85 juta penduduk Indonesia akan melakukan perjalanan mudik. Antusiasme masyarakat yang tinggi untuk mudik juga terlihat dari meningkatnya pemesanan moda transportasi di aplikasi jasa tiket online.
CEO Transport Traveloka Iko Putera melalui siaran pers mengatakan, berdasarkan data internal, jumlah pemesanan tiket pesawat sejak H-14 libur Lebaran mencapai 100 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 atau sebelum pandemi.
"Dengan adanya perubahan perilaku sejak pandemi dan peningkatan pemesanan menjelang tanggal keberangkatan, jumlah pemudik di tahun ini diperkirakan mencapai 112 persen jika dibandingkan dengan tahun 2019. Kami juga mencatat rute perjalanan udara yang paling banyak dipilih konsumen untuk mudik tahun ini adalah dari Jakarta menuju Medan, Surabaya, Padang, Denpasar, dan Pekanbaru," ujar Iko dikutip Selasa.
Untuk Anda yang sudah memiliki rencana mudik, berikut, pastikan melakukan lima hal ini agar perjalanan Anda aman dan nyaman.
Kondisi badan harus sehat
Kondisi badan yang sehat menjadi persiapan paling utama dalam perjalanan mudik. Selama berpuasa, pastikan mengkonsumsi makanan yang sehat saat sahur dan berbuka, minum vitamin, dan tetap terhidrasi dengan membawa botol minum sendiri.
Tetap menerapkan protokol kesehatan
Walaupun kondisi pandemi sudah mulai terkendali, penerapan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, tetap wajib dilakukan. Pastikan kita juga sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster.
Baca Juga: Aturan Sholat di Perjalanan Mudik, Ini Penjelasan Buya Yahya Soal Sholat Jamak dan Qashar
Jika Anda baru mendapatkan vaksinasi dosis kedua, masih diperlukan tes swab antigen minimal 1x24 jam dengan hasil tes negatif. Jangan lupa untuk mengisi eHAC di aplikasi PeduliLindungi.
Jika ingin vaksinasi booster, sebaiknya dilakukan paling lambat seminggu sebelum berangkat agar setibanya di rumah, kamu dan keluarga tetap aman dan terhindar dari COVID-19.
Kementerian Kesehatan telah menyiapkan 13.968 fasilitas kesehatan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia yang terdiri dari 10.292 puskesmas, 3.034 rumah sakit, 251 Public Safety Center (PSC), 51 KKP dan 340 Pos Kesehatan.
Gunakan moda transportasi yang tepat
Bagi masyarakat yang ingin menikmati perjalanan darat tapi tidak memiliki kendaraan pribadi, dapat memilih transportasi darat lain seperti bus dan shuttle. Sedangkan bagi Anda yang ingin menghindari penumpukan arus mudik lewat jalur tol dan destinasi yang lebih jauh, kamu bisa memilih alternatif moda transportasi non-tol lainnya, seperti kereta api atau pesawat.
Konsumen Traveloka bisa menggunakan fitur Price Alert dan Discover untuk mendapatkan tiket pesawat dengan jadwal keberangkatan yang diinginkan dan penawaran harga terbaik.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Penyelundupan 98 Burung Ilegal ke Jawa Berakhir di Pelabuhan Bakauheni
-
Kunci Adik Tiri di Kamar, Pria Way Kanan Gasak Uang Rp17 Juta Milik Orang Tua
-
Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola
-
Niat Jual Motor di Facebook, Warga Bandar Lampung Malah Apes: Scoopy Rp22 Juta Melayang
-
Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA