SuaraLampung.id - Pernyataan Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno terkait pemberian penghargaan kepada warga yang menggagalkan kejahatan pencurian dengan kekerasan seperti begal ditanggapi Ahli Forensik Reza Indragiri.
"Pernyataan Kapolda Lampung pada dasarnya selaras dengan sekian banyak referensi. Bahwa, tempo-tempo otoritas penegakan hukum memang memperoleh manfaat dari aksi vigilantisme," katanya di Bandarlampung, Minggu.
Jajaran Polda Lampung untuk memastikan masyarakat tidak menangkap pesan secara keliru. Pernyataan Kapolda Lampung menurutnya bahwa seolah-olah silakan membawa senjata tajam dan habisi para kejahatan di tempat.
"Mengerikan sekali kalau mindset vigilantisme semacam itu merajalela ke kalangan masyarakat," kata dia.
Reza menambahkan ke depan selanjutnya bagaimana jika masyarakat kemudian mempersenjatai diri dengan membawa senjata tajam dalam kesehariannya. Bahkan, lanjut dia, hal itu merupakan indikasi bahwa masyarakat yang sudah bersiap untuk menghadapi situasi buruk dengan cara mereka sendiri termasuk cara yang bertentangan dengan hukum.
"Mengapa masyarakat sampai bisa punya mindset vigilantisme semacam itu. Apalagi jawabannya kalau bukan persepsi bahwa kerja aparat penegakan hukum masih belum efektif menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat," kata dia lagi.
"Sekiranya Kapolda Lampung benar-benar memberikan penghargaan kepada warga yang melawan pelaku pencurian dengan kekerasan, boleh dipertimbangkan bahwa penghargaan serupa akan juga diberikan kepada siapa pun yang menghajar penista agama," tutup dia.
Sebelumnya, Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno memberikan pernyataan akan memberikan penghargaan kepada masyarakat yang berhasil menggagalkan kejahatan pencurian dengan kekerasan.Dalam pernyataannya, ia mengatakan, agar masyarakat tidak perlu takut dengan para pelaku kejahatan pencurian dengan kekerasan.
Jika ada masyarakat yang berhasil menggagalkan pelaku kejahatan dan mengakibatkan pelaku tewas karena korban membela diri pihaknya akan memberikan penghargaan.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Kota Bandar Lampung Minggu 17 April 2022
"Di Lampung, kalau ada begal yang terbunuh oleh korban karena membela diri, tidak akan diproses hukum. Saya akan beri penghargaan warga yang dapat melumpuhkan begal," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Kapolda Lampung Janjikan Penghargaan bagi Masyarakat yang Melumpuhkan Begal
-
Kapolda Lampung: Semua Pelaku Curanmor dan Begal yang Ditangkap adalah Pengguna Narkoba
-
Guru Ngaji Tewas Dibegal di Way Kanan, Kapolda Lampung Geram: Tangkap Hidup atau Mati
-
Kapolda Lampung Sebut Lampung Provinsi Tingkat Kematian COVID-19 Tertinggi di Indonesia
-
Masih Banyak Kafe Buka hingga Tengah Malam, Kapolda Lampung Perintahkan Ini ke Kapolres
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Bantu Pedagang Keluar dari Jerat Rentenir
-
Dari Pintu ke Pintu, Kisah Dewi Natalia Membawa Pedagang Pasar Lepas dari Rentenir
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar