SuaraLampung.id - Bos Tesla Elon Musk menjadi pemegang saham terbesar Twitter Inc setelah membeli sekitar 9,0 persen saham di Twitter.
Sebagai pemegang saham terbesar, Elon Musk ditawari kursi di dewan direksi Twitter.
Posisi yang akan digunakan Musk untuk membawa peningkatan signifikan di situs media sosial setelah mengungkapkan kepemilikannya yang cukup besar.
"Menantikan untuk bekerja dengan dewan Parag & Twitter untuk membuat peningkatan signifikan pada Twitter dalam beberapa bulan mendatang," cuit Musk. Parag Agrawal adalah CEO Twitter.
Di luar janji perubahan besar di Twitter, CEO Tesla Inc, yang sering memilih jalur yang tidak konvensional, hanya memberikan sedikit rincian.
Musk akan terlibat dalam keputusan strategis, termasuk arah proyek Bluesky Twitter dan penambahan tombol edit, menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut.
Dia tidak akan memiliki suara tentang moderasi platform, pidato apa yang dilarang atau akun siapa yang dipulihkan, kata sumber itu - kebijakan yang berlaku untuk semua anggota dewan.
Saham Twitter ditutup naik 2,0 persen menjadi 50,98 dolar AS pada Selasa (5/4/2022), setelah naik lebih dari 27 persen pada Senin (4/4/2022). Saham Tesla jatuh 4,7 persen.
Penunjukan Musk berpotensi menghalangi peluangnya untuk melakukan tawaran pengambilalihan karena Musk, yang menempati peringkat Forbes sebagai orang terkaya di dunia, tidak dapat memiliki lebih dari 14,9 persen saham Twitter baik sebagai pemegang saham individu atau sebagai anggota grup selama dia masih ada di dewan perusahaan.
Baca Juga: Bos Tesla Incorporation, Elon Musk Jadi Pemilik Saham Terbesar dan Masuk Jajaran Dewan Twitter
Pengungkapan sahamnya pada Senin (4/4/2022) memicu spekulasi luas, mulai dari pengambilalihan penuh platform hingga mengambil posisi aktif.
Musk belum menunjukkan minat untuk mengakuisisi perusahaan, kata sumber itu.
Musk pada Selasa (5/4/2022) membuat amandemen pengajuan sekuritas untuk melaporkan perubahan statusnya dari investor pasif menjadi investor aktif, di tengah kontroversi bahwa ia mungkin telah mengajukan dokumen yang salah.
“Tidak ada yang menghindar dari kontroversi atau mengutarakan pendapatnya, Musk selalu membawa beberapa risiko kepatuhan,” kata Andrew Wang, Managing Partner Runnymede Capital Management.
Musk juga mengungkapkan dalam laporannya pada Selasa (5/4/2022) bahwa ia membeli gabungan 73 juta saham di Twitter seharga 2,64 miliar dolar AS dari 31 Januari hingga 1 April. Itu berarti harga rata-rata per saham 36,14 dolar AS.
Saham Twitter telah ditutup pada 39,31 dolar AS pada Jumat (1/4/2022), menjelang pengungkapan saham Musk.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
Terkini
-
7 Promo Kopi Alfamart untuk Stok Ngopi Awal 2026, Harga Mulai Rp4 Ribuan
-
Cek Fakta: Hoaks! Tautan Pinjaman BRI Sampai Rp500 Juta, Ini Bahayanya!
-
Promo Indomaret Awal 2026: Daftar Snack & Minuman Harga Lebih Murah
-
7 Karaoke Keluarga dengan Happy Hour untuk Nongkrong & Nyanyi Lebih Hemat
-
6 Fakta Viral Sinkhole di Limapuluh Kota, Air Jernihnya Dipercaya Jadi Obat Meski Berisiko