SuaraLampung.id - Insiden Will Smith menampar Chris Rock pada malam penghargaan Oscar mendapat reaksi dari Organisasi Academy of Motion Pictures and Sciences (AMPAS).
AMPAS berjanji akan mengambil "tindakan yang tepat" atas insiden tamparan yang dilakukan Will Smith terhadap Chris Rock.
Dikutip dari AFP, Kamis (31/3/2022), organisasi itu berada di bawah tekanan publik untuk mengambil tindakan sebagai tanggapan atas insiden yang telah dilihat oleh jutaan orang di seluruh dunia pada Minggu (27/3/2022), membayangi momen malam penghargaan terpenting Hollywood tahun ini.
Dalam sebuah surat yang dikirim ke anggota Academy, pimpinan badan yang memberikan penghargaan Oscar mengatakan pihaknya "kesal dan marah" atas insiden tersebut.
"Siaran Oscar ke-94 pada Minggu dimaksudkan untuk menjadi perayaan banyak individu di komunitas kami yang melakukan pekerjaan luar biasa tahun lalu. Kami kesal dan marah karena momen-momen itu dibayangi oleh perilaku yang tidak dapat diterima dan berbahaya di atas panggung oleh nominator," kata surat yang ditandatangani Presiden AMPAS David Rubin dan CEO AMPAS Dawn Hudson.
Pada malam penghargaan Oscar, Smith naik ke atas panggung dan menampar Rock yang melontarkan gurauan mengenai penampilan istri Smith. Sementara itu, Jada Pinkett Smith diketahui menderita alopecia, suatu kondisi yang menyebabkan dirinya kehilangan rambut.
Penonton awalnya tidak yakin apakah tamparan yang dilakukan Smith merupakan bagian dari sandiwara hingga Smith meneriakkan kata-kata kotor dari tempat duduknya.
Di sisi lain, Rock berusaha menjaga agar gala tetap berjalan sebagaimana semestinya meskipun suasana di acara itu telah berubah.
Beberapa saat kemudian, Smith memenangkan Oscar untuk kategori aktor terbaik. Ia memberikan pidato sambil menangis dengan mengklaim: "Cinta akan membuat Anda melakukan hal-hal gila".
Baca Juga: Sebabkan Kebotakan pada Jada Pinkett Smith, Apa Itu Alopecia Areata?
Smith kemudian meminta maaf kepada Rock dalam sebuah unggahan di Instagram. Sementara Academy tetap berada di bawah tekanan untuk mengecam tindakan Smith.
"Untuk lebih jelasnya, kami mengutuk tindakan Tuan Smith yang terjadi Minggu malam. Seperti yang digariskan dalam peraturan kami, Dewan Gubernur Academy sekarang akan membuat keputusan tentang tindakan yang tepat untuk Tuan Smith," kata surat itu kepada anggota AMPAS.
Sebagai organisasi nirlaba yang diatur oleh undang-undang California dan memiliki kode etik bagi para anggotanya, Academy menambahkan bahwa pihaknya harus mengikuti proses resmi yang akan memakan waktu beberapa minggu.
Variety melaporkan bahwa dewan berencana mengadakan pertemuan pada Rabu (30/3). Seorang juru bicara Academy menolak mengomentari laporan tersebut. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi
-
Petaka Aksi Standing Motor di Pringsewu: Honda Supra Hantam Pajero, 2 Pemuda Tewas Terpental
-
Kades Ogan Jaya Dikejar Golok Usai Mediasi di Kantor Pemkab Lampung Utara: 2 Tersangka Ditahan
-
BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026, BRI Hadir di Rumah Indonesia Nagoya