SuaraLampung.id - Pengusaha Raja Tol Jusuf Hamka mendukung penertiban suara TOA masjid yang dikeluarkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Menurut Jusuf Hamka, umat Islam harus mengedepankan toleransi dengan umat non Islam dalam hal penggunaan TOA masjid.
Ia mencontohkan saat belum memeluk Islam, ibunya sakit hampir stroke. Di depan rumah Jusuf Hamka ada masjid yang speaker TOA nya menghadap rumahnya.
Jusuf Hamka lalu mendatangi pihak pengurus masjid meminta tolong suara volume azan dikecilkan sampai ibunya sembuh.
Bukan tanpa sebab Jusuf Hamka meminta tolong. Ini karena ibunya sering terbangun saat malam saat mendengar suara azan.
Pihak pengurus masjid mengabulkan permintaan Jusuf Hamka. Mereka hanya menggunakan speaker dalam untuk suara azan selama seminggu.
"Akhirnya seminggu sampai ibu saya sembuh ga jadi stroke. Di situ saya lihat toleransinya umat Islam luar biasa. Ini salah satu yang bawa saya masuk Islam," ujar Jusuf Hamka dikutip dari YouTube Helmy Yahya Bicara.
Menurut Jusuf Hamka, yang memeluk Islam di usia 23 tahun, jika umat Islam memakai TOA tanpa toleransi kepada tetangga adalah hal yang salah.
Karena kata dia, Nabi Muhammad SAW mengajarkan toleransi kepada nonmuslim.
"Kalau kita sebagai umat manusia ga bisa toleransi, nabi aja toleransi. Soal masalah toa, Menteri Agama dia sangat toleran dan bagus karena dia memahami apa yang dirasakan nonmuslim. Azan wajib disyiarkan tapi yang penting dalam beragama jangan ada yang terganggu," ucap Jusuf.
Menurut Jusuf Hamka, umat Islam harus mengembangkan Islam yang sejuk, Islam yang rahmatan lil alamin, yang toleran.
Sebab, kata dia, Islam itu bukan rahmatan lil muslimin bukan rahmat buat orang Muslim tapi rahmat buat alam semesta.
Ia meminta umat Islam mengambil hikmah dari aturan penertiban suara TOA masjid yang dikeluarkan Menteri Agama.
"Ambil hikmahnya soal toa Menteri Agama dan marilah kita bersama-sama merasakan. Karena apa? Teman-teman yang protes suara azan harus besar, dia ga pernah jadi nonmuslim, saya pernah jadi nonmuslim," tegasnya.
Jusuf Hamka mencontohkan apa yangia lakukan di masjid miliknya mengenai penggunaan TOA. Di sekeliling masjidnya, ada 4 masjid lain. Waktu azan, suaranya sahut-sahutan, benturan.
Berita Terkait
-
Gak Level Pamer Harta, Viral Momen Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Santai Makan di Warteg, Publik: Crazy Rich Sesungguhnya
-
Dicibir Islam Agama Orang Miskin, Jusuf Hamka Skakmat Teman-temannya: Sekarang Kaya Besi Berani pada Nempel
-
Soroti Speaker Masjid di Jogja, Pemkot Minta Takmir Masjid Pilih Muazin Bersuara Merdu
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, BPBD Lampung: Belum Ada Dampak Abu Vulkanik
-
Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
-
Status Gunung Anak Krakatau Melesat ke Level Siaga: Zona Bahaya 5 Km Dikunci
-
Gerebek Sarang Narkoba di RE Martadinata, Polresta Bandar Lampung Ringkus 2 Pengedar dan 1 Pemakai
-
Makin Beragam, Ini Tiga Reksa Dana Baru dari BRI Wealth Management