SuaraLampung.id - Rafin's Snack, produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) asal Kabupaten Pringsewu, Lampung masuk sebagai buah tangan dalam gelaran MotoGP Mandalika 2022.
Pemilik Rafin's Snack Muhammad Ravie Cahya Anso berharap dengan masuknya Rafin's Snack sebagai salah satu buah tangan pada gelaran MotoGP Mandalika 2022 dapat lebih memperkenalkan produknya ke masyarakat luas di Indonesia dan juga dunia internasional.
"Kalau produk UMKM dari Lampung, saya rasa cuma Rafin's Snack yang akan berada di Mandalika untuk buah tangan. Sehingga kita harap hal tersebut dapat lebih memperkenalkan produk kita," ujarnya, Senin (14/3/2022) dikutip dari ANTARA.
Ravie juga mengatakan bahwa kemasan Rafin's Snack pada gelaran MotoGP akan dibedakan dari pengemasan biasa guna menyesuaikan segmentasi pasar.
"Untuk kemasan di gelaran MotoGP, kemasan Rafin's Snack dibedakan dengan yang biasa. Karena kan di sana masuk dalam kalender internasional sehingga kemasannya dibuat lebih premium," kata dia.
Ia mengatakan bahwa diterimanya produk makanan ringan dari kulit ikan patin tersebut di gelaran MotoGP berkat campur tangan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menegah (KemenkoUKM).
"Ini efek dari orang-orang KemekoUKM, karena tahun lalu mereka pernah datang ke toko kami untuk melihat-lihat. Mungkin bergulir dari situ kita diberi kesempatan untuk masuk ke MotoGP di Mandalika," kata dia.
Ia pun mengatakan bahwa produk UMKM-nya tersebut juga sudah masuk pasar ekspor ke sejumlah negara yang berada di Kawasan Asia, seperti Singapura dan Mesir.
"Ke depan Rafin's Snack juga akan masuk ke pasar Jepang karena sudah ada perjanjian. Nah Kalau di Indonesia produk UMKM kita sudah masuk di 7 kota besar seperti Surabaya, Bandung, Malang, Jogja, Aceh, Jakarta dan Medan," kata dia. (ANTARA)
Baca Juga: Jelang MotoGP Mandalika 2022, Pebalap dan Kru Sudah Tiba di Lombok
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Mantan Kekasih Rasa Begal: Mahasiswi Ditampar dan Dirampok di Natar, Videonya Disebar ke Medsos
-
Maut di Tikungan Tajam: Kecelakaan Berdarah di Jalinbar Pringsewu Telan 2 Korban Jiwa
-
Peluang Emas Jadi ASN! Bandar Lampung Usulkan 200 Formasi, Guru dan Nakes Jadi Rebutan
-
Akhir Pelarian di Tanah Banten: Jejak Berdarah Si Manusia Silver yang Bacok Sopir Travel di Balam
-
Mempertaruhkan Masa Depan di Kursi Ilegal: Nestapa Siswa SMA Siger Bandar Lampung