SuaraLampung.id - Mantan kader Partai Demokrat Angelina Sondakh mengaku sudah kapok terjun ke dunia politik setelah bebas dari penjara.
Pernyataan Angelina Sondakh ini disampaikan saat berbincang dengan ayahnya Lucky Sondak di YouTube Keema Entertainment.
Awalnya Lucky Sondakh bercerita dirinya memberi Angelina Sondakh buku karangan Machiavelli, yang dianggap sebagai bapak ilmu politik.
Lucky Sondakh mengutip pernyataan Machiavelli yang mengatakan bahwa dalam politik tidak ada saudara, persahabatan abadi yang ada hanyalah kepentingan.
"Pada waktu kepentingan mereka terpenuhi itu memang begitu. Dalam politik itu berhadapan dengan serigala berbulu domba," kata Lucky Sondakh ke Angelina Sondakh.
Mendengar sang ayah bicara tentang politik, Angelina Sondakh segera menyela. Angie secara terus terang menyatakan tidak lagi tertarik dunia politik.
"Makanya Angie kan uda ga mau ke politik. Kalo dengar kata politik itu rasanya udahlah. Angie mau dengar nasehat dari daddy. Angie ga mau politik. Angie mau cari jalan (lain), insya allah ada jalannya," kata mantan anggota DPR RI ini.
Menurut Angelina Sondakh, dirinya trauma jika mendengar orang bicara mengenai politik.
"Kadang-kadang kalo ngomongin politik, Angie itu masih agak sedikit trauma. Angie ngaku salah. Angie ga mau lagi yang kesitu-kesitu. Angie mau minta nasehat daddy biar daddy tuntun Angie untuk lebih baik," ujarnya.
Angelina Sondakh mengatakan, sudah mengubur masa lalunya di dunia politik yang kelam.
"Tapi ga usah ngomongin politik. Kalo ngomongin politik itu bikin hati, sama masa lalu itu Angie mau kubur. Apapun yang Angie lakukan, apapun perbuatan orang ke Angie, Angie merasa 10 tahun ini Angie mendapat hidayah mendapat hikmah luar biasa bahwa persahabatan itu tidak mesti karena kepentingan," jelas Angelina Sondakh.
Angelina Sondakh dipenjara selama 10 tahun karena terjerat kasus korupsi saat menjadi anggota DPR RI dari Partai Demokrat.
Kasus yang membelitnya saat menjadi politisi inilah yang membuat Angelina Sondakh kapok terjun ke dunia politik lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 25 Februari 2026, Catat Waktu Subuh hingga Magrib Hari Ini
-
Penjaga Kantin Ditahan Terkait Kaburnya 8 Tahanan Polres Way Kanan, 3 Sudah Ditangkap
-
Kakek 88 Tahun Tewas di Sumur, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Pidana
-
Pemuda Ditemukan Meninggal di Register 30 Ulubelu, Evakuasi Terkendala Medan Ekstrem
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 24 Februari 2026 Hari Ini: Catat Waktu Magrib & Salat Isya