SuaraLampung.id - Aksi tawuran marak terjadi di Bandar Lampung dalam beberapa bulan belakangan ini.
Polresta Bandar Lampung meminta agar para orang tua membantu pengawasan.
Selain itu, dinas terkait juga diminta membantu mengatasi aksi-aksi meresahkan masyarakat.
Kepala Satuan Samapta Polresta Bandar Lampung Kompol Suwandi mengatakan, rata-rata aksi-aksi tawuran dan lainnya yang meresahkan dilakukan kalangan pelajar. Dalam aksinya, mereka selalu membawa senjata tajam.
"Ini tren anak muda, jadi harus diantisipasi seluruh elemen. Karena ini membahayakan masyarakat, kejadiannya rata-rata tengah malam hingga dinihari, meresahkan semua pengguna jalan," kata Kompol Suwandi kepada Lampungpro.co--jaringan Suara.com, Rabu (2/3/2022).
Sasaran mereka ini, siapa saja yang melewati mereka, akan dihadang, lalu dilawan dengan membabi buta.
Pihak kepolisian khawatir dan prihatin akan kejadian ini, karena tidak ada tindakan dan bantuan lainnya selain kepolisian, sebab pelakunya pelajar dan masih di bawah umur.
"Jadi kami himbau kepada dinas instansi terkait, untuk menertibkan dan membina para pelajar yang terlibat tawuran. Dihimbau pihak terkait yang berkompeten, untuk membantu mengawasi, untuk mereda, dan menghilangkan aktivitas ini," ujar Suwandi.
Di sisi lain, kepada seluruh orang tua dihimbau apabila anaknya tidak pulang, agar dicari dengan siapa perginya dan bergaul dengan siapa, ini mesti diawasi dan diperhatikan.
Baca Juga: Ngeri! Aksi Tawuran di Cileungsi, 4 Pelajar Alami Luka Bacok, Warganet: Gak Usah Dipisahin
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Takut Dihadiahi Timah Panas, Penusuk Dua Pemuda di Rumah Biliar Pringsewu Pilih Menyerah
-
Gara-Gara Anak Cekcok, Kakak Ipar di Pringsewu Gelap Mata Hajar Adik Pakai Bata
-
Dua Emak-Emak Residivis Pencuri Sembako Tepergok Pemilik Warung di Kemiling
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
-
Drama Pencuri HP Terjun ke Laut Demi Hindari Kejaran Polisi di Bandar Lampung