SuaraLampung.id - Para pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Sriwijaya, Enggal, Kota Bandar Lampung mengganti atap lapaknya dengan terpal baru.
Penggantian atap lapak PKL yang mangkal di sekitaran Lapangan Saburai Bandar Lampung ini setelah Satpol PP menertibkan atap PKL yang dinilai kumuh.
Pantauan saibumi.com--jaringan Suara.com di lokasi, para pedagang makanan itu tampak mulai mengganti atap dengan terpal biru yang mereka beli.
Wiwit salah seorang pedagang rela membeli terpal baru agar tidak ditertibkan lagi oleh Satpol PP.
"Iya saya baru beli kemarin, terus dipasang. Biar enggak terlihat kumuh lagi," ungkap Wiwit, Senin (28/2/2022).
Hal senada juga diungkapkan Nani, bahwa hal ini demi kebaikan bersama.
"Kita salah, saya akui, makanya kita ganti. Tapi emang belum rapih banget sih, tapi kedepannya kita rapihkan," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Sejumlah lapak pedagang yang berada di Jalan Sriwijaya, atau lebih tepatnya di sekitar Lapangan Saburai, Kota Bandar Lampung hingga Jalan Majapahit ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat, Sabtu (26/2/2022).
Penertiban dilakukan karena keberadaan lapak pedagang terlihat semerawut dan terkesan kumuh.
Baca Juga: Ladang Ganja 6 Hektar Ditemukan di Aceh, Bermula Kurir Ditangkap di PO Bus Bandar Lampung
Kabid Ketertiban Umum (Tibum) Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Bandar Lampung Jan Roma menjelaskan bahwa, penertiban ini sesuai dengan Perda 01 dan menindaklanjuti arahan Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana.
Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa pedagang tidak dilarang untuk berdagang di jalan ini. Namun, pihaknya pun berharap agar para pedagang bisa menata, sehingga tidak terlihat kumuh di kawasan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Sopir Truk Asal Balam Pura-Pura Dirampok Saat Tidur, Ternyata Uang Jalan Ludes di Meja Judol
-
7 Jam Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung Terkair Alur Dana PT LEB