SuaraLampung.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersilaturahim ke kediaman Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Miftachul Akhyar di Surabaya, Sabtu.
"Kami datang ke pondok pesantren beliau untuk mengharapkan doa agar pandemi segera berakhir dan penyakit COVID-19 yang saat ini masuk gelombang ketiga segera diangkat oleh Allah SWT," ujar Airlangga, ditemui di sela silataruhim.
Silaturahim Menko Airlangga yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut dilakukan di kompleks Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Jalan Kedung Tarukan Surabaya, Jawa Timur.
Dua menteri asal Golkar turut mendampingi, seperti Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali serta sejumlah pengurus DPD I Partai Golkar Jatim.
Airlangga Hartarto berharap pendemi COVID-19, khususnya varian omicron, yang penyebarannya begitu cepat, dapat segera hilang dan kegiatan perekonomian serta sosial kemasyarakatan tumbuh kembali.
"Pandemi sangat mengganggu semua sektor, terutama usaha kecil menengah (UKM). Kami tadi berbincang dengan kiai dan berdoa bersama agar pandemi segera berakhir," ucap dia.
Pada kesempatan sama Airlangga juga menyatakan dukungan pemerintah terhadap kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang terpilih pada muktamar di Lampung, akhir tahun lalu.
"Kami hari ini tak berbicara politik sama sekali, tapi murni meminta masukan dan membahas sosial kemasyarakatan," kata Airlangga, menjelaskan.
Ketua Umum MUI KH Miftachul Akhyar mengaku tersanjung mendapat kunjungan dari Menko Airlangga beserta beberapa menteri lainnya.
Rais Aam PBNU tersebut juga berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan izin penyelenggaraan Muktamar NU di Lampung pada 22-24 Desember 2021, sehingga dapat berjalan aman, lancar dan tertib.
Baca Juga: Polda Lampung Memperketat Pendatang dari Jawa, Cegah Penyebaran COVID-19
"Meski masih pandemi, namun tertibnya penyelenggaraan dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan membuat muktamar berakhir dengan lancar. Sekali lagi terima kasih kami sampaikan," katanya.
Pengasuh Ponpes Miftachus Sunnah itu juga berharap segera diangkat oleh Allah SWT, sehingga masyarakat Indonesia dapat kembali hidup normal dan perekonomian dapat tumbuh dengan baik.
"Kami dari tingkat PBNU, PWNU, PCNU, MWC, hingga ranting, terus memohon kepada Allah SWT agar pandemi berakhir. Warga juga bisa melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti semula," tuturnya. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Viral Video Emak-emak Berebut Minyak Goreng, Ekonom Rizal Ramli Berikan Pesan Menohok pada Pemerintah
-
Muncul Wacana Duet Luhut-Airlangga Hartarto, Golkar DIY Tolak Mentah-Mentah
-
Popularitas Airlangga Hartarto Meroket, Pengamat Unhas: Perjalanan Masih Panjang
-
Golkar Disarankan Ajukan Luhut Jadi Pasangan Airlangga Hartarto di Pilpres 2024
-
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Ingin G20 Contoh Program Kartu Prakerja
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Geger Teror Pocong di Lampung Timur: Ternyata Rekayasa AI Buatan 7 Bocah Ingusan
-
Nyawa Wanita Muda Melayang Gara-gara Kartu SIM: Tragedi Berdarah di Siger Park Bakauheni
-
Penyelundupan Ratusan Burung Terbongkar! Detik-Detik Petugas Cegat Bus di Tol Bakter
-
Ujung Jalan Sang Buronan: 6 Tahun Sembunyi, Jejak AYN Akhirnya Terhenti di Kampung Sendiri
-
Kamuflase di Balik Kemudi Mobil: Akhir Pelarian Geng Curanmor Spesialis Hotel di Bandar Lampung