SuaraLampung.id - Sebanyak 11.346.930 dosis vaksin telah digunakan selama pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Lampung.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan, saat ini vaksin yang sudah diterima sekitar 77, 62 persen dari total yang dialokasikan atau sebanyak 11.346.930 dosis dari beragam merek seperti Sinovac, AstraZaneca, Pzifer, dan lainnya.
Menurutnya, untuk distribusi vaksin tersebut kepada kabupaten dan kota telah mencapai 96,72 persen dari total yang diterima dari pemerintah pusat.
"Saat ini kita masih terus melakukan vaksinasi agar stok cepat terpakai, dan bila masih ada yang belum terpakai dapat segera di realokasi sesuai anjuran Kementerian Kesehatan," ucapnya.
Ia menjelaskan, percepatan vaksinasi akan terus dilakukan untuk mengantisipasi perluasan kasus terkonfirmasi positif COVID-19.
"Akan terus dilakukan percepatan vaksinasi untuk mengantisipasi perluasan kasus COVID-19, terutama untuk pelaksanaan vaksinasi dosis dua," katanya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung pada Selasa (31/1) capaian vaksinasi COVID-19 untuk dosis pertama ada 85,52 persen atau berjumlah 5.073.046 orang, sedangkan vaksinasi dosis dua ada 53,77 persen atau bila di konversi berjumlah 3.573.251 orang, dan dosis ketiga berjumlah 87.742 atau sekitar 1,32 persen dari total sasaran 6.645.226 orang. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Resmi! Lampung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Porwanas 2027, Ini Daftar Cabornya
-
Pegadaian Tegaskan Emas Nasabah Aman di Tengah Lonjakan Permintaan
-
BRI Perkuat KPR Subsidi untuk Percepat Realisasi 3 Juta Rumah
-
Adopsi Digital Meningkat, BRImo Dorong Pertumbuhan Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan
-
BRI Bangun Ekosistem Investasi Inklusif Lewat Qlola dan UMKM