SuaraLampung.id - Empat remaja asal Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, mencuri mesin Truk Colt Diesel di Pos Lantas Tarahan. Mobil truk itu adalah mobil barang bukti kecelakaan lalu lintas.
Polisi sudah menangkap empat remaja yang mencuri mesin truk barang bukti kecelakaan di Pos Lantas Tarahan, Lampung Selatan. Mereka masing-masing berinisial YUS (22), DIK (17), SAT (17), dan GUN (16).
Kapolsek Katibung AKP Deprizon mengatakan, aksi pencurian ini baru diketahui saat Yadi Purnomo, mengalami kecelakaan di sekitaran Tarahan pada Minggu (5/12/2021). Namun saat korban mengecek pada Kamis (20/1/2022), didapati mesin truknya ini tidak ada di badan mesin truk.
"Truk itu merupakan barang bukti kecelakaan, mesin hilang saat korban melalukan pengontrolan barang bukti kecelakaan. Atas kejadian ini, korban merugi mencapai Rp20 jutaan," kata AKP Deprizon dalam keterangannya, Jumat (21/1/2022) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Setelah menerima laporan, anggota Polsek Katibung kemudian bergerak melakukan penyelidikan. Dari informasi masyarakat dan hasil penyelidikan, akhirnya pelakunya mengarah kepada YUS (22).
"Satu pelaku ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Saat diinterogasi, pelaku mengakui beraksi bersama enam rekannya, beralamat di Desa Tarahan," ujar Deprizon.
Dari keterangan YUS, dikembangkan lagi dan ditangkap tiga pelaku lainnya di rumahnya masing-masing. Sedangkan tiga pelaku lainnya inisial AS (21), REN (21), serta FER (18) berhasil kabur dan hingga kini masih pengejaran.
Dari hasil penangkapan, diamankan barang bukti berupa satu linggis, satu Tang gagang warna merah, dan satu kunci pas yang telah dimodifikasi. Para pelaku dijerat Pasal 363 KUHPidana, dengan ancaman diatas lima. tahun penjara.
Baca Juga: Nelayan Temukan Jasad di Pulau Sebuku, Diduga Pemancing yang Hilang di Perairan Sebalang
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Takut Dihadiahi Timah Panas, Penusuk Dua Pemuda di Rumah Biliar Pringsewu Pilih Menyerah
-
Gara-Gara Anak Cekcok, Kakak Ipar di Pringsewu Gelap Mata Hajar Adik Pakai Bata
-
Dua Emak-Emak Residivis Pencuri Sembako Tepergok Pemilik Warung di Kemiling
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
-
Drama Pencuri HP Terjun ke Laut Demi Hindari Kejaran Polisi di Bandar Lampung