SuaraLampung.id - Seorang ayah di Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, inisial K (28), memperkosa anak sambungnya hingga hamil. Aksi ini K lakukan sejak tahun 2019.
Akibat perbuatannya, sang anak sempat hamil walau akhirnya harus keguguran. Atas perbuatannya, K ditangkap aparat Polres Way Kanan.
Kasat Reskrim Polres Way Kanan AKP Andre Try Putra mengatakan, pemerkosaan pertama kaliterjadi pada Juni 2019. Aksi pertamanya ini sempat diketahui oleh istrinya atau ibu korban.
"Pertama hendak beraksi, saat itu korban masuk ke kamar ayah tirinya untuk mengambil baju. Namun saat ingin ke luar kamar, ayah tirinya menahan korban, dan terus memaksa korban hingga terjatuh ke kamar," kata AKP Andre Try Putra dalam keterangannya, Sabtu (8/1/2022) dikutip dari Lampungpro.co-jaringan Suara.com.
Baca Juga: Ngamuk, Anggota LSM Tabrak Satpam PTPN VII Sidosari Natar Lampung Selatan
Setelah aksi pertama gagal, setahun kemudian pelaku kemudian kembali berniat mencabuli anak tirinya, tepatnya pada September 2020. Untuk mensukseskan aksi bejatnya ini, pelaku membawa korban ke kontrakan tempatnya bekerja.
"Setelah sukses, pelaku kemudian terus menerus mencabuli korban hingga tujuh kali, saat korban tertidur. Dalam aksinya, pelaku ini selalu mengancam korban akan menyakitinya dan ibunya, apabila tidak menuruti kemauannya," ujar Andre Try Putra.
Aksi ini kemudian terbongkar, setelah korban bercerita ke ibunya, bahwa dirinya telah hamil. Namun pada awal Desember 2021, korban mengalami keguguran kandungannya dan terus menceritakan kejadian sebenarnya ke ibunya.
"Mendengar cerita dari anaknya, ibu korban kemudian langsung melaporkannya ke Mapores Way Kanan, untuk ditindaklanjuti. Dari laporan itu, pelaku akhirnya bisa tertangkap tanpa perlawanan di daerah Baradatu Way Kanan," jelas Andre Try Putra.
Pelaku berhasil ditangkap tim gabungan pada Kamis (6/1/2022) sore. Atas perbuatannya ini, pelaku dijerat Pasal 82 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Baca Juga: Duit Rp 80 Juta Jadi Jalan Damai Kasus Pemerkosaan Siswi SMP di Pekanbaru
Berita Terkait
-
Potret Kopda Basar Jalani Rekonstruksi Kasus Penembakan 3 Anggota Polri
-
Darurat Kekerasan Seksual Anak: Saat Ayah dan Kakek Jadi Predator, Negara Malah Pangkas Anggaran
-
JungleSea Resmi Dibuka di Kalianda Lampung: Perpaduan Keindahan Alam dan Wahana Edukatif Keluarga
-
Predator Anak di Makassar Ditangkap! Polisi Temukan Bukti Mengerikan
-
Dokter Priguna Tak Bisa Lagi Sentuh Pasien, STR dan SIP Dicabut Akibat Pemerkosaan
Terpopuler
- Advokat Hotma Sitompul Meninggal Dunia di RSCM
- Jay Idzes Ditunjuk Jadi Kapten ASEAN All Star vs Manchester United!
- Hotma Sitompul Wafat, Pengakuan Bams eks Samsons soal Skandal Ayah Sambung dan Mantan Istri Disorot
- Kejutan! Justin Hubner Masuk Daftar Susunan Pemain dan Starter Lawan Manchester United
- Sosok Pria di Ranjang Kamar Lisa Mariana Saat Hamil 2021 Disorot: Ayah Kandung Anak?
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Indonesia Tuan Rumah Piala AFF U-23 2025
-
Aksi Kamisan di Semarang: Tuntut Peristiwa Kekerasan terhadap Jurnalis, Pecat Oknum Aparat!
-
Belum Lama Direvitalisasi, Alun-alun Selatan Keraton Solo Dipakai Buat Pasar Malam
-
IHSG Susah Gerak, Warga RI Tahan Belanja, Analis: Saya Khawatir!
-
Penurunan Fungsi Kognitif Akibat Kebiasaan Pakai AI: Kemajuan atau Ancaman?
Terkini
-
Rekonstruksi Penembakan Polisi di Way Kanan: Ada Adegan Dihilangkan, Pelaku Tidak Menyesal
-
Geger! Korupsi Tol Lampung Terungkap: Negara Rugi 66 Miliar, Kontraktor BUMN Terseret?
-
Pemutihan Pajak Terakhir di Lampung Sebelum Kendaraan Bodong Dihapus Permanen
-
Terungkap! Detik-Detik Oknum TNI Tembak 3 Polisi di Arena Sabung Ayam Way Kanan
-
Korupsi Dana KB: Mantan Bendahara Dinas PPKB Tubaba Ditahan