SuaraLampung.id - Seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Bandar Lampung inisial N ditangkap aparat Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung.
Oknum ASN Pemkot Bandar Lampung ini ditangkap karena terlibat dalam sindikat pemalsuan dokumen negara seperti KTP, akta kelahiran, SIUP, akta cerai.
Oknum ASN Pemkot Bandar Lampung ini berperan sebagai penyuplai blanko dan material hologram untuk pembuatan KTP elektronik palsu.
Selain N, polisi turut mengamankan satu pelaku lainnya inisial E, yang bertugas mencarikan konsumen.
Kepala Satreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana mengatakan, keduanya ini ditangkap hasil pengembangan pada Rabu (29/12/2021).
“Ketiganya sudah ditetapkan tersangka, hingga kini kami masih melakukan pengembangan akan kasus ini," kata Kompol Devi Sujana, Kamis (30/12/2021) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Hingga kini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi, untuk dilakukan pengembangan dan penyidikan mendalam. "Akan kami kembangkan hingga ke akarnya, kemungkinan ada tersangka baru," ujar Devi Sujana.
Penangkapan oknum ASN Pemkot Bandar Lampung ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan tersangka Eko. Eko adalah pembuat dokumen palsu yang ditangkap di sebuah toko di Jalan Raden Pemuka, Bandar Lampung.
Dari hasil penangkapan, turut diamankan sejumlah barang bukti berupa alat-alat cetak, printer, scanner, hingga barang-barang yang sudah dibuat seperti KTP dan lainnya. Atas perbuatannya ini, pelaku terancam diberikan hukuman pasal berlapis, seperti undang-undang tentang administrasi kependudukan dan lainnya.
Baca Juga: Viral Video Pelajar Tawuran di Depan Hotel Marcopolo, Polisi: Mereka Mabuk
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tukar Valas Makin Mudah, BRI Money Changer Hadir di Berbagai Titik Strategis
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal