SuaraLampung.id - Majelis hakim memvonis pidana penjara selama satu bulan terhadap tiga terdakwa pengeroyokan perawat Puskesmas Kedaton bernama Rendy Kurniawan.
Vonis terhadap tiga terdakwa pengeroyokan perawat Puskesmas Kedaton ini dibacakan majelis hakim di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa (28/12/2021).
Ketua Majelis Hakim Fitri Ramdhan,mengatakan tiga orang terdakwa terbukti melakukan pemukul an terhadap korban.
"Menjatuhkan pidana kepada ketiga terdakwa, masing masing dengan hukuman satu bulan penjara," kata Fitri Ramdhan.
Hal yang memberatkan ketiga terdakwa yaitu, mereka terbukti melakukan pengroyokan terhadap korban dan dilakukan di depan umum.
"Hal yang meringankan ketiga terdakwa tidak ada niat, ada niat berdamai dan sopan selama persidangan," ujarnya.
Selama majelis hakim membacakan putusan, terdakwa Awang khuyuk merapal doa dan zikir sementara tangannya sibuk memutar biji tasbih.
Usai Ketua majelis hakim, tiga terdakwa Awang Helmi Christian, Novan Putra Abdillah dan Didit Maulana konsultasi dengan kuasa hukum.
Kuasa hukum, ketiga terdakwa Sujarwo, menanggapi putusan mejelis hakim mempertimbangkan pikir pikir.
Baca Juga: Keroyok Wasit Hingga Babak Belur, 6 Pemain Liga 3 Sulsel Resmi Tersangka
"Atas putusan mejelis hakim kami menyatakan pikir pikir selama satu pekan kedepan," ujarnya.
Hal yang sama juga sampaikan Jaksa penuntut umum juga menyatakan pikir pikir atas putusan mejelis hakim.
Sebelumnya tiga terdakwa pengeroyokan perawat Puskesmas Kedaton, Bandar Lampung dituntut pidana 2 bulan penjara oleh jaksa penuntut umum Eka Aftarini.
Tuntutan terhadap tiga terdakwa pengeroyokan perawat Puskesmas Kedaton Bandar Lampung itu dibacakan di Pengadilan Negeri (PN) kelas 1A, Tanjungkarang, Bandar Lampung, Selasa (30/11/2021).
"Terhadap terdakwa, masing masing dituntut dua bulan penjara dan dikurangi masa tahanan, " kata JPU Eka Aftarini, Selasa (30/11/2021).
JPU menilai perbuatan tiga terdakwa terbukti melanggar pasal 170 KUHP. Ketiga terdakwa terbukti membuat korban Rendy Kurniawan, perawat Puskesmas Kedaton, mengalami sejumlah luka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Terbawa Arus Sejauh 34 Kilometer! Pemancing di Tanggamus Ditemukan Tak Bernyawa
-
WFH Jadi Lebih Nyaman! PLN Obral Diskon Tambah Daya 50 Persen, Cek Cara Dapatnya
-
Karyawan Leasing di Bandar Lampung Nekat Gadai Mobil Kantor Rp34 Juta Demi Bayar Utang
-
Datangi Polsek Dente Teladas dengan Pede, Koboi Pemilik Revolver Ini Malah Masuk Perangkap
-
Duel Berdarah 2 Saudara di Pasar Kopindo Metro: Pria Ini Terkapar dengan Telinga Nyaris Putus