SuaraLampung.id - Petugas Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni mengamankan 1.930 ekor burung ilegal di pintu masuk Seaport interduction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (22/12/2021) malam.
Kepala KSKP Bakauheni AKP Ridho Rafika mengatakan, ribuan burung ilegal diangkut dua mobil truk milik PT Anugrah Catur Putra Santoso dengan nopol B 9224 UU dan B 9289 WF.
Burung-burung dari berbagai jenis itu dimasukkan ke dalam boks warna putih. Saat hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak, petugas melakukan pemeriksaan terhadap dua mobil tersebut.
Kata Ridho, awalnya petugas memeriksa mobil yang dikemukan Suwandi. Di mobil itu ada 30 boks warna putih. Saat dibuka ternyata isinya 1.020 ekor burung dari berbagai jenis.
Petugas lalu memeriksa mobil kedua yang dikemudikan Ringga. Di mobil ini, petugas juga melihat ada 26 boks warna putih. Ketika dibuka, isinya sama yaitu 910 ekor burung.
Menurut Ridho, dua sopir itu tidak mampu menunjukkan dokumen yang sah mengenai pengangkutan ribuan burung tersebut.
Pengakuan kedua sopir, burung-burung itu dibawa dari Palembang, Sumatera Selatan dengan tujuan Bekasi, Jawa Barat.
"Mereka mengaku mendapat upah Rp 70 ribu per boks," ujar Ridho melalui siaran pers. Perbuatan kedua sopir itu dinilai melanggar undang-undang tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan.
Baca Juga: Polres Lampung Selatan Musnahkan Barang Bukti Narkoba Hasil Tangkapan 2 Bulan Terakhir
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu